Pages

Tampilkan postingan dengan label Dong Yi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dong Yi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Mei 2011

Dong Yi episode 11

Dong yi senang melihat Sukjong. Anak buah Sukjong bertempur dengan pria2 itu. Anak buah Sukjong berhasil mengalahkan mereka hanya ada satu yang menodongkan pisau ke leher Dong yi. Pria itu akhirnya terjatuh dan Dong yi langsung lari ke arah Sukjong.

Dong yi, "Tuan!"
Sukjong, "Apa sebenarnya...yang kau lakukan dan apa yang terjadi di sini? Mengapa di jam ini..kau ada disini..melakukan apa!!!!"

Anak buah Sukjong membawa orang2 itu di hadapan Sukjong dan Sukjong berkata agar mengirim mereka ke kantor polisi saja. Anak buah Sukjong mengerti dan pergi. Dong yi bernafas lega.

Seo yong gil mencari Sukjong di istana, tapi Kasim Han berkata Baginda keluar dan ia ingin menemui Seo Yong gil. Seo Yong gil kaget.

Dong Yi berterima kasih atas pertolongan Sukjong, Sukjong kesal, apa yang sudah ia katakan sebelumnya? Bukankah ia minta Dong yi untuk pergi dan kembali ke istana dengan lebih awal? Jika ia tidak kebetulan mau ke kantor polisi dan lewat sini, Sukjong tidak tahu apa yang akan terjadi dengan Dong yi. Dong yi minta maaf pada Sukjong, Dong yi berkata hari ini, ia benar2 punya suatu yang penting. Sukjong, "Penting?"

Dong yi mengaku, hari ini ia sebenarnya mencari Sukjong. Sukjong heran, kau mencari dimana? Dong yi berkata ia mencari ke kantor pemerintah, tapi penjaga berkata Sukjong tidak mengenal Dong yi. Sukjong beralasan, oh dia pasti salah mengira aku dengan petugas Kang. Sukjong berkata bahwa Hanseong punya 2 Petugas militer, ia hanya salah satunya. Dong yi, "Benarkah?" Sukjong meyakinkan, "Bagaimana mungkin ia tidak mengakui Dong Yi?"

Dong yi menerima penjelasan Sukjong, aku kira Tuan sudah melupakan aku. Lalu Sukjong tanya sebenarnya Dong yi mencarinya untuk apa? dong yi menjelaskan dan Sukjong menyimak.

Oh Yun kaget karena Sukjong datang menyelamatkan Dong yi. Anak buah Oh yun lapor kalau orang2 itu dibawa ke kantor polisi untuk tuduhan berat oleh pengawal pribadi Sukjong. Oh Tae Seok saat mendengar berita ini dari keponakannya, ia benar2 bingung, apa yang sebenarnya terjadi, mengapa Baginda menyelamatkan pelayan itu dan apa yang sebenarnya terjadi. Oh Yun juga tidak tahu.

Seo Yong gil memberi salam pada Sukjong di kantor polisi. Sukjong berkata ia bertemu Dong yi dalam perjalanan kesini dan ia sudah tahu masalahnya. Seo Yong Gil mengiyakan, Sukjong ingin melihat mayat tukang obat itu sekarang. Seo yong Gil mengerti dan menunjukkan jalan pada Sukjong.

Dalam kamar mayat, ahli koroner mengoleskan cuka pada jari mayat itu dan mengusapnya dengan kain bersih dan Seo yong gil minta koroner melihatkan hasilnya pada Raja. Ternyata tidak ada apa2 dan ia mengangguk. Seo yong Gil berkata agar petugas koroner itu memegang Ban Ha dan memintanya mengulang percobaannya. Koroner itu mengusapkan cuka ke jarinya dan mengusap jarinya dengan kain bersih. Ternyata meninggalkan noda merah pada kain itu.

Ini membuktikan bahwa tukang obat itu tidak memegang Ban Ha di hari kematiannya. Ini juga membuktikan bahwa obat yang dibawa ke kediaman Lady Jang tidak mengandung Ban Ha. Sukjong mengerti. Teori ini dipikirkan oleh Dong yi dan anak itu yang menemukannya. Seo yong Gil membenarkan. Ini karena tukang obat dibunuh karena masalah pribadinya dan Seo yong gil merasa bahwa kejadian ini tidak akan meninggalkan jejak lagi tapi ternyata Dong yi bisa menemukannya.

Sukjong membenarkan. Sementara itu, Dong yi menunggu dengan gelisah di dept. musik.


Di Biro Internal, Inspektur kepala Yoon tanya apa persiapan untuk memindah Ladu Jang ke Uigyeongbu sudah siap. Anak buahnya membenarkan, Inspektur Yoon minta semua diurus dengan sempurna.

Dayang istana JeJo datang ke biro Penyelidik internal dan memuji pekerjaan mereka dan menjanjikan hadiah besar. Dayang Jo juga berkata jika masalah ini sudah selesai, Inspektur Yoon dan dirinya akan menemui Ibu Suri Myeong seong. Inspektur Yoon senang dengan pengakuan itu.


Dayang Jejo pergi dan anak buah Inspektur Yoon memberi selamat. Inspektur Yoon pasti akan segera naik pangkat. Sementara itu Dayang Jeong pergi ke toko obat itu dan karyawan tukang obat memberikan semua buku resep mereka. Dayang Jeong akan membawa buku resep obat itu dan ia ingat kata2 Dong yi, bahwa tidak ada Ban Ha dalam ramuan obat untukLady Jang. Dayang Bong datang dan Dayang Jeong tanya apa yang sudah ia temukan, ternyata menurut Bong, tidak ada yang menjual Ban Ha kepada tukang obat itu, Dong yi tidak berbohong. Dayang Jeong kaget.

Ibu Suri di kamarnya dan ia memandangi lencana petugas Min, kemudian ingat kata2 Jang. Dayang Do masuk dan tanya apa Ibu suri memanggilnya. Ibu Suri mengiyakan, dan minta dayangnya siap2, mereka akan keluar. Dayang Do tanya Yang Mulia mau kemana? Ibu Suri berkata bukankah sudah waktunya Lady Jang dipindah ke Uigyeongbu? Maka ia harus mengantar Jang pergi mengingat hubungan dekat mereka. Dayang Do mengerti.

Inspektur Yoon kaget saat dayang Jeong dan dayang Bong menghadapnya dan berkata agar menyelidiki kasus Lady Jang kembali. Karena hasil penyelidikan mengatakan bahwa penjual obat itu tidak mungkin memberikan Ban Ha pada Lady Jang, Dayang Jeong berkata bahwa Dong yi dari dept musik itu sudah mengatakan yang sebenarnya, maka kali ini mereka harus mengatakan pada Uigyeongbu yang sebenarnya. Inspektur Yoon, "yang sebenarnya? yang sebenarnya apa? kita sudah menemukan Ban Ha di kediaman Lady Jang, itu yang sebenarnya. Tidak ada catatan pembelian Ban Ha bukan berarti Jang tidak bisa menyelundupkannya dalam istana."

Dayang Jeong berkeras tapi Inspektur Yoon minta mereka tidak melanjutkan lagi. Tiba2 seorang penyelidik masuk dan berkata, Nyonya, Nyonya anda harus keluar.

Di luar, semua tegang karena Petugas perintah kerajaan (Do Seong Ji) datang dan Dayang Jejo memberi salam. Inspektur Yoon, Dayang jeong dan Bong keluar. Inspektur Yoon kaget bukankah itu pengawal kerajaan dan bukan Uigyeongbu? Mereka melihat Do Seong ji memberikan perintah kerajaan pada Dayang Jejo dan mereka melihat dayang jejo terperanjat. Semua merasa ada yang tidak beres.

(Do Seong ji adalah penasehat untuk perintah kerajaan, petugas tingkat I, membawahi 6 menteri. Pernah dijabat oleh Min jung ho di jaman Raja Jungjong, Raja ke-11 Joseon. sedangkan Sukjong Raja ke-19 Joseon)

Ibu Suri tanya bukankah seharusnya Lady Jang ditangkap oleh Uigyeongbu? Ibu Suri minta dayang Do memeriksa dan Menteri Jung In Guk masuk serta lapor ada masalah. Ibu Suri tanya masalah apa. Menteri Jung berkata bahwa Raja sudah mengeluarkan perintah untuk membebaskan Lady Jang. Ibu suri kaget dan tanya apa alasannya, Menteri Jung tidak bisa menjawab.

Akhirnya semua mendengar dari Dayang Jejo bahwa Lady Jang tidak bersalah, dan buktinya juga jelas. Buktinya ada di perintah kerajaan, polisi sudah mencantumkan semuanya dalam laporannya, lebih lagi buktinya dikonfirmasi oleh Baginda sendiri. Inspektur Yoon kaget mendengar Baginda terlibat dalam penyelidikan. Dayang Jejo tanya apa kalian tahu siapa yang menemukan buktinya? Bukan lain daripada Dong yi, dari dept. musik itu. Inspektur Yoon kaget.

Dayang Jejo kesal, apa kalian ini melewatkan hal2 penting dan membiarkan pelayan rendahan untuk menemukan kebenarannya. Dayang Jejo pusing apa yang harus dilakukan biro internal sekarang. Siapa yang akan bertanggung jawab menanggung rasa malu ini.

Petugas Uigyeongbu membawa Dong yi ke kantor, mereka harus mencatat pernyataan Dong yi. Di kejauhan, Oh yun dan anak buahnya melihat Dong yi. Oh yun tanya jadi itu pelayan yang menyelamatkan Jang? Anak buahnya membenarkan.

Lady Jang menemui petugas Do Seong Ji, dan kaget ketika tahu Dong yi-lah yang ternyata menyelamatkannya lagi. Ia sangat terharu dan lega. Do Seong ji minta maaf karena sudah membuat Lady Jang menderita dan mereka akan mengawal Lady Jang untuk kembali ke kediaman-nya.

Di luar, semua anggota biro menunggu dengan perasaan malu. Dayang Chu dan pelayan Lady Jang melirik mereka dengan perasaan puas. Lady Jang keluar dan keduanya menyambut-nya. Lady Jang minta maaf karena membuat Dayang chu dan juga pelayannya menderita karena dirinya. Dayang chu menjawab, Apalah artinya penderitaan mereka, tidak bisa dibandingkan dengan keadaan Lady jang yang sudah menerima penghinaan dan perlakuan tidak adil.

Dayang Jejo minta maaf pada Lady jang untuk semua penderitaannya. Ia juga menyuruh anak buahnya minta maaf. Lady Jang berkata yang lebih pantas menerima permintaan maaf mereka adalah pelayan dari dept musik itu, Dong yi. Karena ketidak kompetenan mereka sehingga insiden ini terjadi, sampai mereka perlu bantuan Dong yi untuk menyelesaikan masalah mereka, apa aku benar? Semua tidak ada yang bisa membantah.

Lady Jang mendekati Inspektur Yoon dan tanya, bagaimana sekarang, mengapa pelayan rendah bisa memiliki kemampuan melebihi semua anggota biro internal, Lady Jang tanya, apakah ia harus merasa sedikit cemas akan masa depan biro penyelidik. Dayang Chu berkata apa yang kalian lakukan, cepat beri jalan pada Lady Jang. Lady Jang keluar dari biro internal dengan kepala terangkat. Lady Jang minta agar dayang Chu membawa Dong yi menemuinya. Dayang Chu mengerti.

Inspektur Yoon kesal dan anak buahnya minta agar ia tenang. Ini semua karena Dong yi, Ini pasti akan menyebar ke istana seperti api. Mereka tidak tahu bagaimana menyembunyikan wajah mereka. Mereka kesal, bagaimana Dong yi bisa punya kemampuan seperti itu. Dayang Bong datang dan menegur Ae Jung dan juga pelayan, paling tidak Dong yi sudah berusaha atas masalah itu. Dayang Bong berkata mereka menyedihkan karena kalah dengan pelayan, jika merasa tidak puas, maka seharusnya mereka lebih serius lagi dengan kasus ini. Mereka akhirnya pergi.

Jeong Eum, anak buah Dayang Jeong tanya ia dengar Dayang Bong dan Jeong juga mendapatkan bukti, jika sekarang mereka memberikan bukti itu..Dayang jeong berkata bahwa itu hanya menambah ketidak kompetenan mereka. Tidak kompeten mungkin memalukan, tapi menyangkalnya lebih menyedihkan lagi. Dayang Jeong berkata bahwa seluruh biro internal sudah kalah oleh Dong yi. Dayang Bong hanya bisa menghela nafas.


Lady Jang di kediamannya. Dong yi menghadap dan memberi hormat. Dong yi tersenyum pada Jang. Jang minta Dong yi duduk. Jang berkata ia tidak tahu darimana ia harus mulai berterima kasih, Dong yi berkata perasaan yang saling terkait ini sudah lebih dari kata2, Dong yi berkata Lady Jang tidak perlu berterima kasih, sebaliknya Lady janglah yang sudah bermurah hati dan baik padanya. Dong yi berkata ia bukan orang yang istimewa.

Lady Jang menegurnya, bagaimana Dong yi bisa berpikir demikian, jika bukan karena bantuanmu ia tidak bisa kembali ke kediamannya. Bagaimana bisa itu bukan apa2. Lady jang masih tidak mengerti, Dong yi memang pintar tapi masalah ini benar2 mengejutkannya. Bagaimana Dong yi memikirkan masalah ini. Dong yi berkata ini karena ia percaya pada Lady Jang. Ia percaya Lady Jang tidak akan melakukan tindakan seperti itu, maka ia memutuskan mencari bukti2, lalu ia mencari jawaban dari mayat itu, Dong yi ingin minta maaf karena ia tidak tahu bagaimana membalas kebaikan Lady Jang padanya.

Jang berkata Dong Yi tidak benar, baginya Dong yi adalah anak paling berharga yang pernah ia jumpai..bertemu Dong yi adalah membuatnya menjadi orang paling beruntung dan diberkahi di dunia ini. Dong yi kaget. Jang Ok Jung mengangguk.


Sukjong kesal, bagaimana bisa Jang dijadikan sasaran konspirasi lagi. Lagipula dalangnya selalu lenyap tanpa jejak. Menteri Jung merasa tidak tenang. Dan semuanya ini hanya berlangsung dalam kurun waktu satu bulan. Benar2 lelucon. Ini bukan saja menyangkut Lady Jang tapi ini adalah kenyataan dalam pemerintahan kita. Politisi sibuk berkelahi satu sama lain, bahkan mengorbankan keselamatan Ratu! ini adalah pemerintahan yang tidak menyadari kalau didalamnya berkarat. Aku ingin kalian memperhatikan baik2 dan aku tidak akan lagi mengampuni hal ini lagi. Aku akan mencari dalangnya sampai akhir dan tidak akan ada pengampunan lagi!!

Semua : "Ampuni kami, Yang Mulia"

Sukjong bertemu Seo Yong gil, Ia minta Seo yong gil membantunya menemukan dalangnya. siapapun dia Sukjong percaya Seo yong gil akan membantunya. Seo Yong Gil menyanggupinya.

Di dept musik, Hwang Ju shik, Yeong Dal, dll menunggu Dong yi dan mereka sudah membayangkan dong yi akan mendapatkan hadiah seperti waktu itu, bahkan mereka mengharap makan2 lagi. Mereka sepakat seharusnya waktu itu mereka mendengarkan Dong yi. Dong yi datang membawa bungkusan besar. Yeong Dal langsung membantunya dan semua ingin tahu apa isinya. Ternyata isinya..sepatu kotor.

Semua kaget, Hwang tanya buat apa sepatu2 ini, Dong yi berkata Direktur yang memintanya membawanya karena disana tidak rapi. Hwang tanya mana hadiahnya. Dong Yi bingung hadiah apa? Ternyata Jang tidak memberinya hadiah. Semua kecewa.

Dong Yi melakukan ini bukan untuk hadiah. Tapi teman2nya sangat mengharapkannya.

Dayang Ahn menghadap Ratu Inhyeon dan lapor bahwa Lady Jang benar2 mendapatkan paket obat itu, dan Ratu merasa itu tindakan ceroboh. Ratu minta agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Ratu tanya apa Dayang Ahn sudah memberi salam pada Lady Jang? Dayang Ahn berkata belum karena saat ini Baginda ada bersama Lady Jang. Ratu tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya, apalagi saat ia dengar anak yang membantu Lady Jang adalah pelayan dari dept. musik. Dayang Ahn membenarkan. Ratu berkata Jang sungguh membuat iri dengan kemampuannya mendapat orang2 terbaik di sisinya.

Lady Jang bersama Sukjong, Sukjong tanya apa Lady Jang kecewa padanya. Lady Jang berkata bukankah waktu itu ia sudah pernah berkata saat Sukjong datang menjenguknya saja ia sudah merasa puas. Sukjong berkata ia sangat senang. Sukjong juga mengatakan semua ini berkat usaha Dong yi. Sukjong berkata ini membuatnya kagum. Lady Jang membenarkan. Lady Jang juga menambahkan di dalam dept musik ada pelayan dengan kemampuan seperti itu, benar2 sayang jika hanya sebagai pelayan.

Lady Jang berkata pada Raja bahwa ia sebenarnya ada permintaan pada Raja. Sukjong tanya permintaan apa? Apa ada hubungannya dengan Dong yi? Lady Jang membenarkan.

Teman2 Dong Yi berkata agar Dong Yi jangan terlalu capai. Dong yi berkata ia sudah biasa. Staf dept musik melihatnya dan berkata bahwa ia merasa takdir Dong yi tidak seburuk itu, Dong yi sangat pintar biarpun ia pelayan tapi bukankah ia sudah berjasa? Staf lain berkata biarpun sudah berjasa, tapi karena Dong yi dari kelas sosial yang rendah, kalau dari kelas Yangmin, Dong yi pasti akan menerima penghargaan. Dong yi berkata kalian ini bicara apa, ia bisa menyelesaikan ini karena ia beruntung.

Dong yi ada di toko dan menjatuhkan kertas partitur, ia mengambilnya dan menghela nafas. Dong yi merasa hidup memang tidak adil untuknya. Sukjong juga merenung. Dayang Chu tanya apa Lady Jang ingin melakukan ini untuk Dong yi? Lady Jang membenarkan, jika Baginda setuju maka ini demi kepentingan Dong yi dan juga bagi dirinya. Dayang Chu berkata ia menyadari kepintaran Dong yi, tapi jika ini tidak diatasi dengan baik akan menimbulkan masalah. Lady Jang berkata itu bukan urusan Dayang Chu. Lady Jang berkata ia dengar kakaknya sudah kembali dari Cina, ia ingin kakaknya melihat Dong yi, karena kakaknya punya kemampuan melihat masa depan. Jang ingin tahu apa yang ia lihat dari Dong yi.

Jang Hee Jae tiba di Hanseong. Jang Hee Jae minta anak buahnya pergi dulu ia harus ke suatu tempat.
Cha Cheon Soo mencari alamat. Yeong Dal gelisah menunggu di rumahnya. Orang itu seharusnya sudah sampai. Cha Cheon Soo datang dan ia minta maaf pada Yeong dal karena terlambat. Yeong Dal tanya apa Cha Cheon Soo adalah orang yang direkomendasikan oleh tuan Choi dari kepolisian yang cari kamar sewa? Cha Cheon Soo membenarkan, ia memberi salam dengan formal tapi Yeong Dal menghentikannya, sudahlah ayo masuk dan lihat tempatnya, tidak ada tempat semurah ini di ibukota. Yeong Dal berkata ia dari dept musik, dan ia sangat ketat dengan kebersihan, ia tidak mau tempatnya kotor seperti ini, yeong Dal mengambil kotoran di baju Cha Cheon Soo.

Cha Cheon Soo minta maaf dan ia janji akan menjaga kebersihan tempat ini. Yeong Dal meminta Cha Cheon Soo meletakkan barang2nya dan ia harus segera pergi. Yeong Dal pergi dan Cha Cheon Soo tersenyum getir, mengapa kau harus dari dept musik, seperti Dong Joo?

Di luar, Yeong Dal mendesah karena ia terlambat, tiba2 Jang Hee Jae lari menubruk Yeong Dal, tolong sembunyikan aku. Dan Jang hee Jae langsung sembunyi di sekitar rumah Yeong Dal. Kemudian ada beberapa pria membawa pentungan lari menyusulnya dan mereka tanya pada Yeong Dal, apa ia melihat pria yang barusan tadi? Apa kau menyembunyikannya? Yeong Dal bingung dan belum bisa menjawab, pria2 itu menuduh Yeong Dal bekerja sama dan mereka memukuli Yeong Dal. Yeong Dal teriak2.

Lepaskan dia!! Tiba2 Cha Cheon Soo muncul. Cheon Soo berkata ia tidak tahu apa urusannya tapi yeong Dal adalah pemilik rumah ini, jadi lepaskan dia. Orang2 itu marah dan menyerang Cheon soo, tapi Cheon Soo dengan mudah mengalahkan mereka, keren....Akhirnya mereka lari dan Yeong Dal masih ketakutan. Cha Cheon Soo mendekatinya, Apa anda tidak apa2 tuan? yeong Dal buru2 berkata ia tidak apa2.

Tiba2 ada suara orang bertepuk sepatu (emang sepatu ditepuk2 dasar Hee Jae!), Jang hee Jae keluar dari tempat sembunyi sambil memuji Cha Cheon soo, kau hebat sekali..siapa namamu? Bukan menjawab, Cha Cheon Soo tanya pada Yeong Dal apa dia pria yang mereka cari? Yeong Dal membenarkan. Mereka tanya sebenarnya apa yang terjadi?

Jang Hee Jae berkata, aku hanya tidur dengan isteri orang itu. Yeong Dal dan Cha Cheon Soo kaget. Jang hee Jae berkata yah isteri2 kadang suka selingkuh, iya kan? ia melihat ke arah Cheon Soo. Tapi Cha Cheon Soo tidak bereaksi, dan Jang hee Jae tertawa, kalian tidak mengerti yang aku bicarakan.

Oh TAe Seok kaget, Hee Jae sudah kembali? Oh Tae seok cemas apa kali ini ia akan bikin masalah lagi. Ia menyayangkan mengapa kakak Jang Ok JUng seperti itu. Oh Yun minta pamannya jangan cemas. Ini mudah diatasi. Oh Tae Seok berkata jika kedudukan Jang Ok Jung tinggi maka tingkah laku saudaranya bisa membuat gosip.

Oh Ho Yang senang mendengar Jang hee jae kembali dan ia mengatakan hal ini pada ayahnya. Nyonya Park berkata sang playboy sudah kembali, Nyonya Yoon pasti pusing. Oh Tae Pung dan Oh Ho Yang berkata mereka harus minum2 dengan Jang Hee Jae kapan2.

Nyonya Yoon marah dengan putranya. Kau baru saja pulang dan sudah membuat masalah. Jang Hee Jae membenarkan ia juga sudah lelah dengan gaya hidupnya. Ibunya kesal, apa hanya ini yang bisa kau katakan? Anaknya berkata ini bukan alasan tapi kenyataan. Nyonya Yoon minta Hee Jae diam. Nyonya Yoon menyinggung mengenai pelayan dari istana yang menunggu di luar, ia ingin menemuinya.

Jang Hee Jae tanya pelayan yang mana? Nyonya Yoon berkata anak ini sudah membantu Lady Jang keluar dari masalah serius. Ia adalah pelayan dept. musik. Jang Hee Jae tanya dimana DOng Yi?

Dong yi menunggu di luar kediaman Nyonya Yoon. Tiba2 Jang hee Jee muncul dan berkata kau pasti gadis itu. Dong yi memberi salam dan Hee Jae melihatnya dengan tajam sambil mendekatkan wajahnya, membuat Dong yi kaget sekali. Dong yi merasa malu dan mundur, Hee Jae terus mengamatinya. DOng yi tanya ada apa mengapa Anda seperti itu tuan? Jang Hee Jae tertawa dan tanya apa aku membuatmu takut? Kau tidak perlu cemas, kau bukan gadis tipeku. Dong yi heran dengan kata2 Jang Hee Jae.

Pelayan Nyonya Yoon datang dan berkata Nyonya menunggu Dong yi tuan. Dong yi pergi dengan pelayan itu, tapi ia masih melihat sekilas ke arah Jang Hee Jae.

Lady Jang senang sekali menerima kedatangan kakaknya. Jang Hee Jae memberi hormat dengan formal di depan Lady Jang. Lady Jang berkata ia sudah menunggu lama kedatangannya dan Hee JAe juga berkata ia sudah lama ingin kembali. Lady Jang berkata tapi mengapa baru saja kau kembali, sudah membuat masalah? Jang hee Jae tertawa, jadi anda sudah mendengarnya juga ya? Jang Hee Jae berkata ia harus menunjukkan pada orang2 bahwa ia adalah playboy untuk menghindari perhatian orang pada kemampuannya yang sebenarnya. Sehingga mereka akan kurang hati2 jika dekat dengannya.

Lady Jang berkata pada Hee Jae, ini adalah saat yang sudah mereka nanti2kan, apa kau ingat aku sudah bersumpah sebelum aku masuk istana bahwa aku akan mampu duduk dan menjadi yang tertinggi dalam keputren? Sekarang waktunya sudah tiba. Jang Hee Jae mengingatkan Lady Jang jika ia sudah memutuskan untuk menjalankan rencananya maka tidak akan ada jalan kembali. Lady Jang membenarkan. Tapi kali ini ia akan mendapatkan bantuan dari Dong yi, ia adalah gadis pintar dan akan menjadi bantuan besar baginya. Lady Jang akan menggunakan Dong yi untuk mempercepat rencananya untuk menciptakan goncangan dalam istana.

Jang Hee Jae tanya apa yang dimaksud Lady Jang adalah Dong yi? Lady Jang heran, kau sudah mendengarnya? Jang Hee Jae berkata bukan hanya dengar, ia bahkan bertemu dengannya. Lady Jang langsung tanya lalu apa pendapatmu? Jang hee Jae berkata ia bisa melihat mengapa Lady Jang menyukai Dong yi, tapi kalau ia jadi Lady Jang ia tidak akan membuat Dong yi ada di dekatnya. LAdy Jang heran mendengarnya.


Sukjong merenung dan ia seperti memutuskan sesuatu. Dong yi ada di pasar, ia mencari tali untuk diikat dipinggang pemain musik. Sukjong juga ada di situ, ia pura2 cari sesuatu juga dan mereka bertemu tidak sengaja, Dong yi kaget, Tuan! sukjong juga pura2 kaget, ah Pungsan! (lama2 pengen pelihara Pungsan haha..)

Dong yi berkata wah kebetulan sekali, Sukjong menjawab iya dunia memang sempit. Dong yi berkata kali ini ia tidak membuat masalah lagi. Sukjong heran wah ada ya hari seperti itu? Dong yi cemberut, apa anda pikir aku ini orang yang suka mencari masalah? Sukjong tertawa.

Dong yi tanya apa yang dilakukan Sukjong? Sukjong beralasan ia mengecek kondisi masyarakat. Dong yi, Oh..

Sukjong tertawa saat mendengar bahwa staf dept musik sampai kelaparan menunggu jamuan makan dari Raja. Benarkah? Dong yi membenarkan, ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan, Dong yi tahu Raja tidak akan terus memberikan hadiah seperti itu. Sukjong berkata ia bertemu Raja dan sepertinya Raja tidak berniat melakukan itu. Dong yi tanya apa benar?

Sukjong tanya apa Dong yi kecewa, tidak jawab Dong Yi. Tapi Sukjong melihat ke arah Dong yi, tapi kau terlihat kecewa. Dong yi menegaskan ia tidak kecewa, tapi ia tidak tahu bagaimana menjawab teman2nya. Sukjong tertawa, kalau begitu, aku saja yang memberimu hadiah. Hadiah dariku atau dari Raja itu sama (ya iyalah Boss..), DOng Yi kaget Apa? Ayo kata Sukjong langsung menarik tangan Dong yi.

Sukjong membawa Dong yi ke tengah pasar, ayo pilih saja apa yang kau suka, aku akan menghadiahkannya untukmu.

Hwang ju Shik dan Yeong Dal melihat dari kejauhan dan mereka kaget sekali. Dong Yi dibawa Sukjong ke satu toko perhiasan, Sukjong melihat2 dan ia memilih ornamen, wah ini bagus, ini juga. Lalu Sukjong memutuskan, ah aku akan beli dua2nya. Dong yi kaget, Tuan apa yang tuan lakukan, barang2 itu harganya mahal. Sukjong tertawa, aku bawa uang banyak. Dan ia masih melihat ah tusuk konde itu juga kelihatan bagus.

Sementara itu Hwang dan Yeong Dal mengamati mereka, tapi pengawal pribadi Sukjong langsung menahan mereka. Keduanya teriak2 memanggil Dong yi, Dong yi menoleh dan kaget, Tuan!! Sukjong tanya apa Dong yi kenal mereka? Dong yi mengiyakan, mereka atasannya di dept musik. Sukjong memerintah anak buahnya melepaskan mereka, maaf kata Sukjong, anak buahku tidak tahu, aku minta anak buahku mengawasi dari jauh.

Dong yi akan mengenalkan mereka tapi Hwang Ju Shik maju dan berkata ia sudah tahu, dan Hwang membungkuk bukankah anda tuan dari kantor Militer (Pejabat Hanseong) kan? Hwang langsung memberi hormat. Sukjong tertawa (lega..kirain dia benar2 tahu..), dan Sukjong membenarkan. Yeong Dal langsung mengenalkan diri, saya Bong Yeong Dal, Hwang jushik tidak mau kalah ia juga mengenalkan diri. Sukjong tertawa dan berkata oh jadi kalian yang hampir mati kelaparan karena menunggu makanan dari Raja ya?

Dong yi kaget, ia takut Hwang malu, tapi ternyata Hwang ju shik membenarkan sambil membuat gerakan dan berkata benar apa tuan tahu, mata saya sampai keluar karena kelaparan? Sukjong tertawa dan semua geli dengan gaya Hwang.

Sementara itu, Lady Jang tanya apa maksud Hee Jae, agar tidak membawa Dong Yi di dekatnya? Jang Hee Jae berkata ia tidak punya alasan khusus hanya saja Dong Yi terlalu mirip dengan Lady Jang. Itulah yang membuatnya tidak tenang. Lady Jang kaget, Hee jae membenarkan, Dong Yi dari latar belakang kelas rendah tapi memiliki kepandaian di atas rata-rata. Mirip sekali dengan lady Jang. Menurut Hee Jae, ada satu Jang Ok Jung saja sudah cukup, bagaimana mungkin Lady Jang mau memiliki sayap yang sama dengan dirinya sendiri?

Hwang mengundang Sukjong minum bersama karena ia sangat berterima kasih pada Sukjong. Karena Sukjonglah, dept. musik bisa merasakan jamuan makan seperti Raja, benar2 kehormatan bagi Hwang. Sukjong menyanggupi dan minta pengawalnya untuk menjaga dari jauh saja. Kepala Pengawal mencemaskan keselamatan Raja, tapi Sukjong berkata tidak apa-apa, tunggulah agak jauh. Mereka mematuhinya. Yeong Dal datang dan minta Sukjong untuk cepat2. Sukjong tertawa dan tanya mengapa Yeong Dal buru2, ia tertawa dan berkata bagaimana orang ini bisa demikian tinggi?

Mereka ber-4 minum2, Hwang terus menuang arak ke cawan Sukjong. Sukjong berkata ia sudah mabuk. Yeong Dal berkata ia tidak pernah dengar ada pria yang mabuk hanya dengan 3 cawan arak. Yeong Dal minta Sukjong minum satu teguk, jika ada sisa, ia yang akan menghabiskannya. Dong yi berkata bahwa Sukjong itu lemah dan ia yang akan minum atas nama Sukjong. Sukjong menghentikannya dan ia minum bagiannya. Dong yi tanya apa Sukjong baik2 saja? Sukjong berkata pada mereka ini giliran mereka minum Oh Ju istimewa. (Oh Ju adalah anggur khusus kerajaan)

Hwang ju Shik kaget dan berkata agar sukjong jangan sembarangan menyebut hal itu kalau ia tidak ingin kena hukuman. Oh Ju hanya bisa diberikan oleh Raja. Dong Yi juga berkata ia sudah mengingatkan Sukjong sebelumnya. Hwang Ju Shik berkata Sukjong mirip Raja. Sukjong tanya benarkah? Hwang berkata ia pernah melihat Raja dari kejauhan dan mirip sekali dengan Sukjong. Hwang tanya apa pendapat Yeong Dal, Yeong Dal tertawa dan berkata ia pikir Raja itu golongan pria Mi Nam (pretty boys), dan tidak ada bandingannya. Bagaimana mereka bisa membandingkan dengan Sukjong. Sukjong terlihat kesal.

Yeong Dal mengubah nada suaranya, ia tidak berkata Sukjong tidak tampan. Sukjong tertawa, tidak apa jika Raja lebih tampan dariku. Sebaliknya, Sukjong suka mendengarnya. Hwang Ju shik berkata bahwa orang yang pernah melihat Raja berkata bahwa baginda benar cemerlang. Hidungnya juga sangat mancung, dan kulitnya benar2 seputih salju, dan penampilannya mirip sekali dengan pejabat Ban Gwan Da Ri kita ini. Ini yang Hwang dengar.

Dong Yi, Oh begitu...

Yeong dal tanya, Dong Yi, kau wanita kan, kau suka pria yang tampan kan?
Dong Yi tertawa ah tidak..aku suka pria yang berkulit gelap dan badannya kekar dengan bahu lebar (haha kaya Cha Cheon soo ya...)

Sukjong : apa ? Ia terlihat tidak suka karena bukan tipe Dong Yi.

Sukjong minta cawannya diisi lagi untuk membuktikan pada Dong yi kalau ia adalah pria. Hwang berkata jangan minum terus, ayo makan juga, Hwang menyuapkan Anju pada Sukjong (Anju = kulit babi, makanan pendamping untuk minum arak.)

Sukjong mengunyahnya dan berkata, wah ini enak, apa ini? Dong Yi tanya apa makanannya sesuai selera Tuan?

Yeong dal, "Kulit babi."
Sukjong, "Ya, kulit babi...Kulit Babi? Ini kulit apa?"
Dong yi membuat gerakan hidung babi, kulit babi ..oink..oink

Sukjong, "Apa kalian berkata aku makan kulit babi..."
Dong Yi, "Ya, anda sekarang makan sesuatu yang sangat enak, melihat ekspresi Tuan orang akan yakin itu makanan enak."

Yeong Dal menyuapkan anju lagi pada Sukjong. Semua tertawa.

Di jalan ada festival, anak2 dan rakyat main kembang api. Sukjong dan DOng yi berjalan-jalan menikmati suasana.

Sukjong berkata malam ini benar2 menyenangkan. Dong Yi tanya apa Sukjong tidak apa2, sepertinya ini pertama kalinya Sukjong mengalami semua ini. Apa benar ini pertama kalinya minum2 di kedai?

Sukjong, benar ini kali pertama bagiku, tapi sejak aku bertemu denganmu, banyak hal yang aku alami untuk pertama kalinya.

Dong yi, "Jika anda tidak menolaknya, maka benar2 melegakan, saya takut Tuan dengan kedudukan seperti Ban Gwan Da Ri akan merasa tidak nyaman. Saya mencemaskan tuan."
Sukjong, "Tidak, karena dirimu aku bisa mencapai impianku."

Dong yi, "Impian?"
Sukjong, "Ya..seperti pria normal jalan di jalan raya dan menghabiskan hari, benar2 impianku. Bagaimana denganmu, apa kau punya impian?"

Sukjong, "Seperti aku kau pasti punya impian juga yang ingin kau raih..Kau pasti punya impian untuk dicapai."
Dong yi, "Orang sepertiku dari latar belakang rendahan bagaimana bisa punya impian, bahkan jika ada impian itu tidak mungkin diraih."

Sukjong, "Tidak mungkin diraih? Lalu bagaimana jika statusmu berubah? Bukan Cheonmin lagi, maka itu akan.."
Dong Yi, "Apa?"

Sukjong, "seperti yang kau tahu, kau itu benar2 pintar dan berbakat, aku bisa merasa kau pasti merasa tidak adil karena statusmu."
Dong Yi mendesah, jika bisa ia ingin dilahirkan berbeda, tapi ini kenyataan-nya maka ia hanya berharap di kehidupan mendatang, ia bukan lagi Cheonmin tapi bisa lahir dari status yang lebih tinggi, mungkin ia akan bisa meraih mimpinya.

Sukjong, "Kalau ini tidak perlu menunggu sampai di kehidupan mendatang." Dong Yi heran.
Sukjong, "Aku akan memastikan akan memenuhi mimpimu, ini karena tidak ada hukum atau aturan yang melarang orang punya mimpi."

Dong yi tersenyum dan Sukjong terlihat senang. Keduanya kembali ke istana, DOng yi ke dept musik dan Sukjong kembali ke istananya. Sukjong ingat kata2 Jang bahwa ia minta Sukjong mengabulkan permintaan-nya.
Sukjong berkata ia akan ke kediaman Ratu Inhyeon.

Di dept musik, Yeong dal lari dengan panik mencari DOng yi. Sementara itu Petugas Perintah Kerajaan dan Dayang istana berbaris menuju ke dept musik. Hwang Ju Shik juga bingung, bagaimana hal ini bisa terjadi..apa ini mungkin.

Hwang melihat Yeong Dal dan DOng yi datang berlari-lari. Hwang langsung meminta Dong Yi maju ke depan. Karena petugas istana mencari DOng yi. Dong Yi kaget.

Sementara itu, Biro penyelidik internal juga mendapat perintah. Inspektur Yoon mendekati dayang Jejo dan berkata untuk membatalkan keputusannya. Dayang Jejo berkata ini keputusan dari Nae Su Sal (di jaman Joseon membawahi urusan istana, HRD, dan harta istana. Kalo ngga salah di QSD, dijabat Kim Chun Chu). Semua kaget.

Petugas, "Pelayan Dept Musik..Cheon..Dong Yi terima perintah kerajaan dari Nae Su Sal."
Hwang menyuruh Dong yi maju dan menerima perintah. Dong Yi maju dan berlutut.

Petugas, "Pelayan dept musik ..Cheon Dong yi terima perintah kerajaan dari Nae Su Sal. Hari ini tahun Byeongin bulan ke 3, hari ke 11 memerintahkan pelayan dept musik..Cheon Dong Yi untuk mengubah statusnya menjadi Gungnyeo Na Myeong Bu segera, dan akan bertugas di biro penyelidik internal. Maka Cheon Dong yi akan memiliki jabatan Gungnyeo di biro penyelidik internal dan terima Perintah Kerajaan ini..Akhir dari perintah."

Semua staf dept. musik kaget. Hwang harus mencubit dirinya sendiri apa ia mimpi.

Dong Yi, "Aku menjadi Gungnyeo di Biro Penyelidik Internal...aku.."

Dong Yi terlihat bingung.

Dong Yi episode 5

Hwang Ju Shik mencari Dong yi kesana-kemari. Ia sempat menghentikan salah seorang anak buahnya dan tanya apa ia melihat Choi Dong yi? Tidak aku tidak melihatnya.

Pemusik dan para penari berteriak memanggil Dong yi, dimana dia, Nuk Cho jae atau jadwal ujian akan segera dimulai. Tapi Dong yi tidak ditemukan.

Dong yi sedang sibuk di tempat lain. Dong Yi ada di tepi kolam dan memeriksa ikan yang mati. Dong yi berkata pada salah seorang pelayan, ikan ini kehabisan oksigen.

Mereka kaget dan Dong yi memeriksa lebih lanjut, ia menemukan pasir Geumgang, Dong yi memastikan pasir Geumgang masuk ke insang ikan dan menyebabkan ikan kehabisan oksigen. Dong Yi menyuruh kolam dikuras dan airnya diganti agar ikan yang lain tidak mati.

Mereka heran dengan kepandaian Dong yi, bukankah kau ini pelayan di dept. musik, bagaimana kau bisa tahu hal seperti ini? Dong yi menjawab, ia pernah mendengar sebelumnya. Dong yi minta bantuan mereka krn dept. musik pasti panik sekarang. Dong yi menerima sebuah botol dan ia senang sekali.

Dong yi kembali ke dept. musik. Musisi2 menunggu Dong yi, "Darimana saja kau?" Dong yi membenarkan ikatan baju musisi itu dan berkata bukankah ia sudah mengajarinya mengikat dengan benar? Dong yi membenarkan ikatan seragam musisi Daegeum itu. (eh ini kan lokasi QSD ama Bidam di istana malam2 ep 57, cuma diambil dari arah lain)

Dong yi membuka botol dan minta musisi itu menciumnya. Musisi itu menciumnya, hek..baunya busuk sekali, apa ini? Dong yi senang, kau bisa menciumnya? berarti hidungmu sudah sembuh. Dong yi kesana-kesini membereskan semua perlengkapan musisi. Ia sangat kompeten

Waktunya test penempatan, musisi mendapat arahan, sebagai musisi negara yang terpenting adalah kemampuan mendengar musik dengan telinga. Mereka harus mendengarkan musik dan menulis solmisasinya dari seluruh instrumen musik.

Dong Yi istirahat dan semua berkata jika masa ujin tiba, pasti terjadi keributan tapi berkat Dong yi semua lancar. Dong Yi adalah bintang keberuntungan mereka. Dong yi berkata, lalu mengapa saat aku datang pertama kali dulu kalian jahat padaku? Teman2nya berkata, waktu itu kami pikir kau adalah anak Hwang Ju Shik.

Hwang Ju Shik datang dan Dong yi berkata mati aku, lalu ia berdiri memberi hormat. Hwang joo Shik marah dan menarik telinga Dong yi, ikut aku. Aduh2 telingaku bisa lepas, kata Dong yi. Hwang joo Shik tidak peduli dan menyeret Dong yi, mereka berpapasan dengan beberapa kasim dan Hwang joo Shik berkata apa kau tidak tahu, mereka itu akan menangkapmu.

Dong yi kaget sekali, aku akan ditangkap mengapa? Hwang menjelaskan mengapa kau main musik (haegeum) pagi2 buta? Musik itu di dengar Raja Sukjong yang baru saja kembali ke istana. sekarang mereka akan mencari musisi itu dan Raja mengirim kasim2 untuk mencarinya. Hwang Joo Shik panik, jika mereka tahu bahwa ia mengijinkan pelayan istana memainkan alat musik, pasti ia akan celaka.



Raja berjalan di koridor (hore..Ji Jin hee !! pose dulu...) dan mendengar laporan mengenai jamuan yang akan diadakan. Raja melewati barisan pelayan yang membungkuk padanya dan Raja melambai, berkata, "Tidak ada yang baru ya..." Para pelayan itu sangat mengidolakan Sukjong. (ya iya..punya Raja keren gitu..)


Staf Raja melanjutkan laporannya mengenai petisi pelajar Sung Kyunkwan. Raja lalu bertanya apa mereka akan menemui Rajanya dengan tangan kosong? Coba lihat apa hadiah mereka untukku. Staf Raja sedikit kaget. Raja berkata dia hanya bercanda, sudah berapa lama kau disini dan belum mengenal caraku bercanda. Sukjong lalu berkata ia akan melihat batu meteor yang ditemukan. (kayanya mau punya raja kaya Sukjong, ayo cari mesin waktu...). Di istana, petugas membersihkan batu meteor yang ditemukan dan mereka memberi hormat pada Raja.

Raja menerima laporan, terdengar suara ledakan dan mereka menemukan batu meteor ini. Sukjong berkata, beberapa waktu lalu juga ada batu meteor, hanya kali ini ukurannya lebih besar yang menyebabkan kepanikan. Kepala Staf tanya, batu ini jatuh di istana dan mengaap Raja menganggapnya hanya masalah kecil? ini pasti karena lady Jang Ok Jung yang masuk ke istana dan tidak cocok dan mungkin akan membawa bencana. Raja melihat meteor itu lebih dekat dan stafnya ngeri melihatnya.

Jang ok jung menunggu di kediamannya. Para menteri Seonin mendesak Raja Sukjong untuk mengusir Jang Ok Jung dari istana. Pihak Seonin yakin jika Jang Ok Jung dipanggil kembali ke istana, maka bencana akan terus terjadi ditambah lagi dengan jatuhnya meteor di istana, apa Baginda tidak menyadari arti semuanya ini? Oh Yun membela Jang Ok Jung, dan berkata Menteri Keamanan Jung In Guk terlalu berlebihan, jadi apa menurut anda Jang Ok Jung itu pertanda buruk? menteri Jung berkata kalau bukan pertanda buruk lalu apa? Dan ia terus mohon pada Raja untuk mempertimbangkan nasihatnya.

Akhirnya Raja berkata ia mendengar semua petisi mereka.Sukjong juga berkata karena para menteri sudah memikirkan kepentingan dan keselamatan negara maka ia akan memberi mereka hadiah, Sukjong memanggil kasim dan memberikan masing2 menteri sebuah kotak.

Sukjong minta keduanya membuka kotak. Isinya koin dan mereka terkejut melihatnya. Sukjong tanya apa pendapat mereka, apa mereka puas dengan hadiahnya? Raja Sukjong berkata koin2 itu terbuat dari pecahan meteor yang jatuh di istana. menteri Jung In Guk otomatis menjatuhkan kotaknya dengan ketakutan. Raja berkata para menterinya sungguh setia sehingga ia akan membagikan kutukan ini pada mereka agar mereka juga dapat menanggung kutukan itu bersama dengannya. Raja Sukjong tanya mengapa wajah kalian terlihat tidak senang, apa kalian tidak bersedia ikut menanggung beban negara dan Raja mereka?

Raja akhirnya kembali ke kediamannya. Kasim Kepala lapor ia tidak dapat menemukan musisi yang bermain musik tadi pagi. Tidak ada musisi yang main musik di waktu itu. Raja heran ia jelas2 mendengar musik itu. Itulah mengapa ia ingin Jang Ok Jung kembali ke istana, agar Jang bisa mendengar musiknya, karena musiknya sangat elegan. Raja ingin menempatkan Jang Ok Jung di bagian dalam istana untuk menghindarkan tekanan politik lebih besar lagi dan juga untuk melindungi Jang yang akan dijadikan kambing hitam. Raja ingin menyediakan tempat aman bagi Jang Ok jung agar tidak ada yang mencelakainya. Kasim Kepala tanya jadi musik itu membawa ketenangan dan kedamaian bagi Baginda? Iya kata Raja, Raja teringat nada musik yang dimainkan Dong yi lagi dan berkata ia ingin mendengar musik yang meninggalkan kesan mendalam itu.

Hwang Ju Shik memberikan buntalan baju untuk Dong Yi. Apa ini? Tanya dong yi, ini bajumu kata Hwang. Dong yi harus pergi dulu sementara waktu dari istana untuk menghindari keributan akibat musiknya waktu itu. Hwang minta Dong Yi pergi membantu Chu Jong su yang sedanga mengembangkan alat musik baru di luar istana. Dong yi tidak mau pergi.

Hwang stress mengapa? Dong yi ingin pergi ke tempat lain, ia ingin pergi ke balairung wanita, besok mereka akan membersihkan tempat tinggalnya setiap musim semi. hwang Ju Shik heran, kau ini pelayan dept. musik bukan pelayan balairung wanita. Dong Yi tidak bisa menjelaskan hanya ia ingin pergi ke sana. Ia janji akan hati2 dan tidak akan menimbulkan masalah, Dong yi memohon pada Hwang ju Shik agar mengijinkannya pergi. Hwang berkata jika Dong Yi ketahuan, bukan hanya Dong Yi yang akan diseret untuk dipenggal, aku juga akan dipenggal. Hwang Ju Shik minta Dong yi tidak macam2. Tapi Dong yi mengancam jika Hwang tidak mengijinkannya, ia akan membuka rahasia bahwa selama ini Hwang memanipulasi alat2 musik. Hwang Ju shik cepat2 membungkam mulut Dong yi. Apa kau sudah gila?

Hwang berkata jika Dong yi melakukannya bukan hanya ia yang celaka, tapi Dong yi juga akan ikut dituduh bersekongkol. Hwang tetap ingin dong yi pergi, dan Dong yi tidak bisa protes. Ia akhirnya berkata pada pelayan di balai wanita jika ia tidak jadi datang besok, temannya kesal bukankah waktu itu Dong yi yang minta untuk ikut? Tapi Dong yi tanya kapan saat Dan Pan (saat membuat ornamen) lagi? Dong yi minta jika saat itu tiba, mereka harus mengatakan padanya. Teman2nya mengerti.

Dong Yi berangkat ke tempat chu jong Su. Semua orang sibuk bekerja, ada yang nyetem lonceng batu. Chu jong su berkata pada Dong yi, ia minta pengrajin alat musik bukan pelayan istana. Dong yi berkata ia kerja di bagian dept. musik selama 6 th. Tidak ada yang tidak bisa ia atasi. Lalu mereka meminta Dong yi langsung kerja. Dong yi mulai beres2 ruang kerja dan ia memetik senar haegeum, mengambil kuas dan melukis lambang geumgae. Dong yi ingat Cha cheon Soo. Dong yi berkata, cha Cheon Soo harus kembali demi dirinya, kau keterlaluan karena tidak pernah memenuhi janjimu. Dong yi kemudian ingat gerakan2 tangan Jang ok Jung saat ia mengembalikan ornamen kupu2nya.

Dong yi melihat ke langit dan berkata pada ayah dan kakaknya, sudah 6 th dan ia belum bisa mendapatkan petunjuk apapun. Bahkan ia gagal ke balairung wanita. Dong yi hanya bisa menghela nafas.

Oh Yun mengunjungi pamannya. Oh Tae Seok kaget mendengar ada gerakan kaum Seoin dan juga ada pergerakan mencurigakan di dept. musik. Oh yun berkata, di tengah kembalinya Jang ok Jung ke istana, Ibu Suri Myeongseong memerintahkan perintah khusus untuk ulang tahun Pangeran Eun Pyeong. Oh Yun berkata, ibu Suri Myeong Seong selamanya tidak pernah tertarik dengan urusan Pangeran Eun pyeong, makanya pasti ada sesuatu dibalik semua ini. Oh Tae Seok berpikr, pengawal masuk dan lapor Lady Jang Ok Jung tiba.

Lady Jang menanyakan mengenai dept. musik. Oh Tae Seok membenarkan bahwa saat Lady Jang akan kembali ke istana, Ibu Suri sepertinya mengambil kesempatan untuk merancang sesuatu, mereka hanya tahu itu menyangkut dept. musik. Oh Yun tanya apa Lady Jang akan menunda keberangkatan-nya ke istana ? Lady Jang menolaknya, ia akan masuk istana sesuai jadwal. Ia harus menggertak mereka, ia harus menunjukkan bahwa mereka tidak takut apapun rencana pihak ibu Suri. Oh Tae Seok tanya bagaimana caranya, Lady Jang berkata sekarang cuaca mulai hangat, dia akan mencoba mengubah atmosfirnya.

Dong yi kaget saat berbalik dan melihat seorang perajin, Dong yi tanya jam berapa sekarang. Sudah jam 9 lebih. Pria itu berkata ia sibuk. Dong Yi keluar sambil ngomel, seorang perajin diminta mengirim paket ke istana, Dong Yi melihat pria itu banyak kerjaan dan ia menawarkan diri membantu. Dong yi bekerja dengan bagus dan memintanya membersihkan Pyeongyeong bel dari batu.

Dong yi sibuk menyikat bel batu, seorang pria masuk ke dalam toko tapi Dong yi sibuk sehingga tidak menyadarinya. Pria itu seperti mencari sesuatu dan Dong Yi tiba2 muncul, lalu tanya apa yang dicarinya dan pria itu kaget lalu berkata Dong yi menakutinya. Pria itu tanya apa yang dilakukan Dong yi di sini, Dong yi bilang ia diminta membersihkan bel dari batu, pria itu berkata biar ia saja yang membersihkannya dan Dong yi keluar saja atau melakukan yang lain. Dong yi akhirnya pergi.

Dong yi keluar sambil mengomel dan ia melihat perajin lain mengeluh, jika ia pergi ke istana, bagaimana dengan pekerjaan-nya di sini? Dong yi melihatnya dan ia langsung memanggil perajin itu.

Lady Jang Ok Jung menemui Chu jong Su dan Dong yi pergi untuk mengirimkan barang dan janji akan segera kembali. Lady jang dan Dong yi berpapasan tanpa saling mengenali, biarpun Dong yi melihat Lady jang. Lady jang ingin minta sesuatu pada Chu jong su. Lady Jang ingin bertemu dengan perajin dari Yung Cheon. Lady Jang menunggu dan pria yang menggosok lonceng batu itu melihat Lady Jang sambil menggosok belnya.


Dong yi membersihkan balairung wanita dan mencoba mencari Jang Ok Jung. Temannya heran melihat Dong yi, bukankah tadi katanya tidak bisa mengapa sekarang bisa ada di sini? Dong yi menanyakan Lady Jang, temannya berkata Lady Jang akan segera kembali ke istana, Dong yi tanya apa ia bisa membersihkan kamar Lady Jang? temannya mengijinkan Dong yi.

Dong yi memeriksa semua barang2 Lady jang dan juga melihat lemari untuk menemukan ornamen kupu2 lalu ia mendengar suara dan pura2 membersihkan lantai dengan rajin. Lalu mencari ornamen itu lagi. Dong yi memang akhirnya bisa menemukan ornamen kupu2nya, hanya saja bukan seperti yang waktu itu.

Ternyata kupu2 itu ada pada Lady Jang. Jang menunjukkan kupu2 kayu itu pada perajin yang ingin ditemuinya dan berkata kupu2 itu adalah pemberian perajin itu dan adalah hadiah paling berharga saat ia masuk ke istana. Tapi ia bukan orang yang rapi sehingga kupu2nya rusak, apa bisa diperbaiki lagi? Pria itu menyanggupinya dengan senang hati. Lady Jang juga punya permintaan, dalam beberapa hari Ibu Suri ulang tahun, ia ingin memberikan hadiah.

Jung In Guk menghadap ibu Suri dan minta dayang Ibu Suri mengumumkan kehadirannya. Ibu Suri menunjukkan Hyangbipa-nya yang diukir dengan beberapa kalimat dari lagu lama. Jung In Guk tanya apa ini hadiah dari Lady Jang? Ibu suri berkata Lady jang mengirimkan ini untuknya.

Jung In Guk membaca liriknya, Ibu Suri berkata, dalam dunia ini, hal ini hanya boleh diketahui mereka saja. Hadiah ini diluar tampak seperti hadiah ucapan ulang tahun biasa, tapi makna dibelakangnya adalah niat untuk memberi peringatan keras pada mereka. Ibu Suri berkata Jang Ok Jung itu sangat berani, ia mau menguji Ibu Suri. Jang ok Jung itu seperti kalajengking kata Ibu Suri, ia harus kita tekan. Jung in Guk berkata Lady Jang sangat berani mencari perajin Chu Jong Su untuk membuat sesuatu seperti ini.

Musisi daegeum mencari Dong yi dan Dong Yi sedang menyapu lantai di tempat perajin chu kerja. Ia minta Dong yi membakar sampah, sebenarnya kertas itu adalah lukisan kupu2 Lady Jang, Dong yi tidak menyadarinya. Tepat saat itu temannya dari dept musik datang, musisi Daegeum itu. Dong yi tanya apa yang ia lakukan di sini? temannya berkata ia mengambil instrumen musik. Temannya menyadari Dong yi agak kurus, Chu Jong Su pasti sudah menyuruhmu kerja keras ya, wajahmu jadi tinggal separo! Dong yi tertawa dan berkata mereka musisi juga kerja keras.

Temannya hanya tertawa dan mengajak Dong yi pulang ke istana. Dong yi bersedia. Temannya melihat lukisan kupu2 itu hampir terbakar, ia mengambilnya dan berkata pada Dong yi bukankah ini lukisan kupu2 yang selalu ia simpan? Dong yi berkata lukisannya ada padaku lalu ia membandingkan kedua lukisan dan kaget ketika menyadari bahwa keduanya sama. Dong yi lari dan temannya bingung.

Dong yi mencari Chu Jong Su, karyawan lain berkata ia sudah pergi, Dong yi lari mencarinya, rumah Chu Jong Su adalah di daerah Yong cheon dan ia pasti naik feri. Dong Yi menemukan perahunya dan sudah hampir berangkat, Dong yi berusaha memohon agar diperbolehkan naik tapi ditolak. Dong yi nekat dan mencari Chu Jong Su, penjaga perahu lari mengejar Dong yi dan memintanya turun.

Ternyata Chu Jong Su menemui Lady Jang dan menyerahkan ornamen-nya, sudah selesai diperbaiki dan minta pelayan Lady Jang memberikannya pada Lady Jang. Dong Yi kecewa, hampir saja ia mengetahui siapa wanita yang memiliki ornamen kupu2 itu dan Dong yi duduk di bangku. Seo Yong Gil yang baru saja selesai bertugas melihat ke arah Dong yi, tapi terus jalan. (lupa dia, la Dong yi dah gede dan pake seragam pelayan istana..).

Lady Jang kembali ke istana, beberapa dayang menyambutnya, Lady Jang keluar dari tandu dan berkata sudah cukup lama, lalu Jang masuk ke kediamannya. Beberapa wanita mengamati kedatangan Jang.



Ibu Suri Myeongseong meninggalkan kediamannya dan tanya apa Pangeran Eun pyeong sudah tiba. Iya Pangeran menunggu Ibu Suri. Ratu Inhyeong berkata Ibu Suri sangat memperhatikan keluarga kerajaan, ia harus belajar banyak dari Ibu Suri.

Ibu Suri Myeong seong berkata Ratu sudah melakukan yang harus ia lakukan. Lalu dayang pribadi Ratu mengatakan bahwa lady Jang sudah kembali, dan mungkin nanti akan mengunjungi Ratu untuk memberi salam.


Lady Jang dan rombongannya menemui Ibu Suri dan Ratu dan memberikan salam. Ratu berkata sudah cukup lama, dan Ibu Suri jelas tidak suka dengan Jang.Ibu Suri menyinggung mengenai hadiah Jang dan ia berkata akan membalas kebaikannya karena Jang sudah kembali ke istana. Lady Jang berterima kasih atas kemurahan Ibu suri dan akan menerima apapun hadiah Ibu suri dengan senang. Ibu Suri : Benarkah?

Ibu Suri mengajak Ratu utk segera berangkat. Dayang Lady Jang lapor, sebenarnya Lady Jang juga sudah ada dalam daftar untuk hadir di pesta tapi mereka tidak mengijinkannya. Itulah mengapa mereka mengijinkan Anda kembali ke istana hari ini. Jelas bahwa Ibu Suri mencelakai Anda. Lady Jang hanya tersenyum.

Dept musik sangat sibuk dan nama Dong Yi dipanggil di seluruh penjuru, ini hari besar, dan mereka sedang siap2. Tapi Dong yi banyak melakukan kesalahan. Teman2nya bingung, mengapa Dong Yi tidak konsentrasi. Dong yi salah memberikan topi, salah memberikan partitur, salah ini dan itu. Musisi Daegeum teman Dong yi menyeretnya dan berkata inilah mengapa ia berkeras agar Dong yi libur barang sehari. Apa yang terjadi selama mengejar chu Jong Su? Dong yi berkata tidak ada apa2, Jika tidak ada apa2 mengapa kau berkeliaran seperti mayat hidup?

Dong Yi menghela nafas, musisi itu berkeras Dong yi harus istirahat. Kau diam saja dan tenangkan dirimu, dan jika aku melihatmu lagi, kau akan mati! Dong yi memanggil temannya dan ia menggerutu mengapa aku bisa begitu bodoh hari ini.


oh..they're so cute...:)

Raja Sukjong hadir di pesta, semua memberi hormat. Raja memberi ucapan selamat pada Pangeran Eun Pyeong dan mendoakan panjang umur dan sehat. Pangeran membungkuk dan mengucapkan terima kasih. Raja membungkuk pada ibunya dan ia melihat ke arah Ratu yang tersenyum padanya. Raja memberi perintah pada Kasim kepala untuk mencari musisi itu.


Dong yi membersihkan ruang belajar saat Hwang Ju Shik masuk dan melihat Kasim Kepala, Hwang memberi kode pada Dong yi untuk sembunyi tapi Dong Yi ngga ngeh, Hwang Ju shik kaget ketika Kasim berkata ia mau sekarang. Ini perintah Baginda kata KAsim.

Dong yi membantu Hwang dan tanya mereka akan kemana, ke kediaman Lady Jang Ok Jung.

Dayang Lady Jang lapor dan berkata Raja sukjong mengirimkan lagu cinta untuk Lady Jang. Jang keluar dan Dong yi mengenali Jang sebagai wanita yang selama ini dicarinya. Dong yi hampir kelepasan dan ia ditegur oleh dayang istana.

Lady Jang mengucapkan terima kasih atas musik yang akan dimainkan untuknya, tapi ketika mereka mulai main yang terdengar justru kekacauan dan musiknya benar2 jelek, Semua kaget dan Oh Yun tanya apa yang terjadi. Raja Sukjong kaget. Raja dan Dong Yi sampai pada kesimpulan yang sama, ada yang mengubah tangga nadanya. Lady Jang pergi dengan perasaan muak.

Hwang ju Shik memarahi musisinya sementara Dong yi mengamati partitur. Menteri Jung berkata ini bencana, musik saja kacau bagaimana dengan negaranya. Oh Yun tidak mengerti dan tanya pada pamaanya apa hubungan musik dengan kekacauan. Oh Tae seok berkata, negara ini punya ramalan bahwa jika musiknya kacau, berarti negaranya akan hancur, mereka menggunakan ini sebagai alasan untuk menendang Lady Jang.



Raja Sukjong ingin segera diselidiki apa yang membuat musik tadi begitu kacau. Mereka harus menemukan pengacaunya dan menenangkan ketakutan orang2. Ibu Suri berkata jika Baginda mau mencari siapa yang bertanggung jawab maka orang itu adalah Jang Ok jung. Raja mencoba berbicara dengan ibunya, tapi ibunya berkata jika kau berkeras mempertahankan wanita itu, istana akan mengalami bencana. (haha..Min Jungho ama Dayang Sekretaris Park skrg akur jd anak & mami) Raja tidak bisa menjawab perkataan ibunya.

Oh Yun juga mengadakan penyelidikan, ia menanyai semua orang dari administrasi sampai pelayan dan budak. Choi Dong yi ditanya mengapa ia mengunjungi Chu Jong Su, Dong yi berkata ia membantu mereka membuat gayageum dan pyeongyeong. Dong Yi ingat pada Lady Jang dan ia merasa harus menemui Jang. Dong yi menyelinap ke kediaman Lady Jang dan memanjat pagar.

Lady Jang ada diluar. Raja Sukjong dan rombongan-nya tiba. Lady Jang memberi hormat. Sukjong senang melihat Jang seperti saat pertama ia bertemu dengannya, di tempat dan waktu yang sama. Seperti saat ini. Lady Jang mengucapkan terima kasih pada Raja. Raja mengatakan bahwa insiden tadi disengaja dan ada hubunganya dengan kembalinya Jang ke istana. Lady Jang berkata ia memang mungkin adalah pembawa bencana. Raja berkata ia juga bisa dilihat sebagai Raja playboy dan hanya akan membawa kejatuhan pada negaranya. Lady jang minta Raja tidak bercanda.

Raja berkata ia tidak mau ditulis dalam sejarah sebagai Raja yang tidak berguna dan ia meyakinkan Jang Ok Jung, ia akan menemukan dalang di balik semua ini.

Dong yi masih bersembunyi dan ia melihat Lady Jang mengantar Baginda pergi, Dong Yi mengintip sampai Raja benar2 pergi dan ia memberanikan diri mendekati Lady Jang. Tapi justru ia diculik oleh beberapa orang yang memukul Dong Yi sampai pingsan dan memasukkan Dong yi ke karung.

Dong yi sadar dan ia terikat, pelayan Oh Tae Seok tanya apa Dong Yi yang terlihat menyelinap di sekitar kediaman Lady Jang, dari seragam dia ini pelayan istana kan? Dong yi ingin membebaskan diri dan ia melihat ada orang mati di sampingnya, ternyata Chu Jong Su pembuat alat musik itu. Dong yi kaget dan memanggil nama Chu, hei sadarlah apa kau tidak apa2?

Dong yi memeriksa Chu dan ternyata ia sudah mati.

Dong Yi episode 6

Dong yi terus berusaha membebaskan diri dari ikatannya dan mencoba mendobrak pintu dengan bahunya dan berteriak-teriak minta tolong, "Tolong...!! ada orang mati di sini." Dong Yi mencoba melepaskan ikatannya dengan menggosokkan ke pilar, lalu ia melihat peralatan Chu Jong Su, Dong Yi melemparkan tas Chu dan mencoba mencari benda tajam untuk memotong talinya.

Pelayan lapor bahwa Choi Dong Yi menyelinap sekitar kediaman Jang Ok Jung dan terlihat mencurigakan. Petugas minta terus menyelidiki Dong Yi dan sejauh mana ia terliba dalam insiden ini.

Choi Dong Yi berhasil lepas, lalu mencoba membuka pintu dan jendela tapi gagal. Pelayan dan beberapa orang ingin mencari tahu siapa Dong Yi dan jika sudah tahu akan membunuhnya. Dong Yi mencoba menggunakan kayu untuk mendobrak pintu tapi ia kecapaian. Dong Yi mendengar suara kuda, Dong Yi mohon agar jendelanya dibuka.

Anak buah Oh membuka pintu dan menemukan ternyata Dong yi sudah menghilang dan mereka berteriak lalu mencari Dong yi. Dong Yi lari dan ia menyembunyikan diri diantara rumah2. Dong Yi terus lari. Dong Yi bertemu patroli polisi dan lapor kalau ada orang mati, ia minta polisi untuk cepat. Polisi itu mengikuti Dong yi. Saat polisi memeriksa, mayatnya sudah tidak ada.

Polisi itu tanya ada apa ini, tidak ada apapun disini. Polisi memeriksa dengan obor, Dong Yi juga memeriksa dan merasa ini tidak mungkin. Polisi terus saja bertanya mayat apa. Dong Yi bingung ia yakin benar tadi ada mayat di sini. Dong yi berkata orang itu adalah ahli pahat alat musik Pyeongyeong Chu Jong Su dan ia sudah dibunuh, mereka pasti menyembunyikan mayatnya. Dong yi berkata jika polisi tidak percaya, coba lihat ada noda darah, tapi waktu Dong Yi akan menunjukkannya, ternyata tidak ada darah, sudah dibersihkan. Dong Yi benar2 bingung dan tanya ada apa sebenarnya..

Polisi itu marah, beraninya Dong yi mempermainkan polisi. Dong yi berkata ia tidak main2. Apa asyiknya main2 dengan polisi mengenai mayat? Polisi itu lalu pergi. Dong yi mengejarnya dan mohon untuk menunggus sebentar, ia akan mencari jejaknya, tapi polisi itu terlanjur marah dan berkata Dong yi sudah gila. Dong Yi terus saja menahannya dan polisi itu mengancam akan memukul Dong yi akhirnya Dong yi membiarkan polisi pergi, ia tidak habis pikir mengapa mayatnya bisa hilang?

Seseorang menemui Menteri Jung in Guk dan lapor mengenai Choi Dong Yi. Menteri Jung tanya apa Dong yi itu pihaknya Lady Jang? Bukan, jawab petugas itu karena Dong yi terlihat mengendap-endap di kediaman Lady Jang. Jadi apa gadis itu pihak kita? Jika Choi Dong Yi tidak bisa dipastikan ada di pihak Menteri Jung, bagaimana kau yakin ia tidak di pihak Lady Jang? Menteri Jung memerintah untuk mencari Dong yi ke seluruh istana, jika perlu menjungkir balikkan istana untuk menemukannya, maka lakukan saja.

Menteri Jung lapor pada Ibu Suri dan berkata rencana mereka kacau karena hal tidak terduga ini dan menjadi kompleks dan diluar kendali mereka. Ibu Suri menghela nafas dan menegur Menteri Jung yang tidak kompeten. Apa kau bisa mencari gadis itu? Menteri Jung akan berusaha sebaik-baiknya.

Ibu Suri tidak puas dengan jaminan Menteri Jung yang tidak meyakinkan, ia minta Dayang-nya membuat persiapan, ia akan pergi ke chwi seon Dang atau kediaman Lady Jang. Menteri Jung terkejut, Ibu Suri berkata ia tidak mau hanya karena seorang pelayan maka rencana mereka kacau. Ibu Suri ingin mengetes Lady Jang sejauh mana ia tahu masalah sebenarnya. Ibu Suri menekankan agar Menteri Jung berusaha sekuat tenaga mencari Dong yi. Ibu Suri berangkat.



Di kediaman Lady Jang, Dayang istana Chu berkata pada Lady Jang, di seluruh istana tersebar rumor bahwa Lady Jang yang sudah menyebabkan bencana pada negeri. Bagaimana mereka bisa melakukan itu? Dayang istana Chu berkata yang lebih menjengkelkan lagi adalah mereka percaya rumor ini. Lady Jang berkata Ibu Suri myeongseong tahu benar kecenderungan orang untuk menanggapi hal ini dan membuat mereka bereaksi, Lady Jang berkata ia perlu mempelajarinya dari ibu Suri mengenai intrik di istana. Dayang chu berkata bukan waktunya memuji Ibu Suri. Seorang dayang masuk dan lapor, Ibu Suri datang.

Lady Jang minta dayangnya mempersilahkan Ibu suri masuk. Lady Jang menyambut Ibu Suri di kediamannya. Lady Jang menawarkan teh bunga krisan yang harum pada Ibu Suri dan memerintahkan dayang menyiapkannya. ibu Suri berkata kedatangannya bukan untuk minum teh. Ibu Suri langsung berkata, atmosfir di istana menjadi kacau karena insiden dalam musik istana. Ini semua mengarah pada Lady Jang, tapi tampaknya Lady jang tenang saja.


Lady Jang menjawab, Hamba hanya seorang selir rendahan. Ibu Suri, lalu? Lady Jang meneruskan, bagaimana seorang selir rendahan seperti dirinya bisa menyebabkan bencana seperti itu. Ibu Suri mengulas soal meteor jatuh, soal nada musik yang kacau dan semua orang di istana yakin ini karena Lady Jang masuk ke istana. Ibu Suri berkata biarpun Lady Jang berkeras tidak bersalah, paling tidak sebagai manusia Lady Jang harus menunjukkan rasa bersalah. Tapi Lady Jang berkata ia tidak bersalah jika ia pura2 menunjukkan rasa bersalah maka itu akan sangat memalukan.

Ibu Suri meninggalkan kediaman Jang dengan perasaan kesal. Benar2 keterlaluan, dia pikir dia itu siapa? beraninya begitu kurang ajar. Dayang istana Ibu Suri minta Ibu suri jangan terlalu memikirkan perkataan Lady jang, dan membuat Ibu Suri kesal. Ibu Suri berkata pada dayangnya, ia tahu Lady Jang tidak tahu apa2 dalam masalah ini, tapi jika sebenarnya ia mengerti maka berarti Lady Jang sudah memperhitungkan semua pikiran dan tindakan Ibu Suri. Ibu Suri lalu bertanya siapa sebenarnya pelayan itu? Tapi petugas lapor mereka tidak menemukan apapun.

Lady Jang berkata bahwa adayang mengganggu Ibu Suri, beliau datang malam2 seperti ini, berarti ada yang membuatnya gelisah. Ibu Suri seperti ingin mencari tahu sesuatu, seperti akan mengetesnya. Lady Jang jadi ingin tahu mengapa Ibu Suri jadi gelisah karena kedatangan-nya.

Choi Dong Yi kembali ke istana, ia berkata pada penjaga gerbang bahwa ia adalah pelayan dept. musik dan ia baru saja kembali dari tugas luar. Penjaga mengijinkan Dong yi masuk.

Paginya ada pemberitahuan di pasar dan orang2 berkerumun membicarakannya. Pengawal menyobek pemberitahuan itu. Raja juga mendengar bahwa ada pemberitahuan mengenai perubahan dalam musik yang mengindikasikan bencana akan menimpa negri. Lady Jang Ok Jung sudah membuat langit marah sehingga menurunkan meteor dan bahkan musik istana juga berubah. Ini adalah kejadian yang terjadi sebelum Dinansti Yuan (Cina) runtuh, jadi negri ini akan mengalami hal yang sama. Raja menerima Oh yun dan petugas Uigyeongbu. Raja mengangkat tangannya, sudah cukup! Sekarang apa kalian menemukan sesuatu? Oh Yu minta maaf, Raja tanya stafnya apa mereka menemukan sesuatu, mereka juga minta maaf. Mereka pantas mati.


Raja kesal, "Jika kalian duduk di depanku lagi dan memberikan jawaban "tidak ada" atau "tidak tahu" lagi, maka lebih baik kalian langsung mengundurkan diri, apa kalian mengerti?" Apa kalian pikir aku tidak mengerti arti kata2 kalian biarpun hanya sekali mendengar? Semua staf dan Oh Yun minta maaf. Sukjong : "Aku tidak ingin mendengar betapa menyesal kalian, ini benar2 permainan, beraninya membuat kekacauan diantara masyarakat dengan membuat musik berubah nadanya dan berkata bahwa itu tanda negri akan runtuh, jadi pergi dan seret pengacau itu di depanku."

Raja, "Aku ingin laporan tiap jam, mau siang atau malam, kalian harus lapor padaku. Apa kalian mengerti?" Semua membungkuk menyatakan mengerti. Raja Sukjong : "Jadi tunggu apa lagi? Cepat pergi sana!" Semua pergi.


Raja kemudian tanya pada Kepala Staf istana bagaimana pengaruh rumor ini di masyarakat? Kepala Staf berkata rumo berkembang pesat, Raja berkata ia tidak percaya, "Aku harus keluar dan melihatnya sendiri. Buat persiapan!" Kepala Kasim mengiyakan.

Penjual beras berkata akan ada kerusuhan dan minta orang2 siap2 menimbun makanan. Semua ribut dan antri. Oh yun dan stafnya mengamati dengan gelisah. Jika seperti ini terus, maka ibukota akan rusuh.


Oh yun lapor pada pamannya, dalam sehari ibukota rusuh dan ini akan merugikan Lady Jang Ok Jung. Oh Tae seok kaget. Mereka harus menemukan biang keladinya. Oh Tae seok berkata mereka perlu banyak uang untuk melepaskan Lady Jang dari bencana ini, tidak peduli seberapa banyak mereka harus mengeluarkannya.

Oh Tae seok yakin, Ibu Suri ada di balik semua kekacauan ini.

Dept musik memeriksa semua instrumen mereka untuk mencari apa ada yang aneh. Choi Dong yi menyelinap di sekitar dept musik dan pura2 menyapu. Seseorang menepuk bahunya, Dong Yi kaget sekali dan hampir berteriak, ternyata temannya si musisi Daegeum, Yeong Dal. Yeong Dal tanya, apa ada masalah? Dong yi berkata Yeong Dal mengagetkannya, kau ini bukan hantu kan, bagaimana langkahmu bisa tidak terdengar? Yeong Dal bingung, tanpa suara apa, aku sudah memanggilmu berkali-kali. Oya? Dong Yi tidak mendengarnya. Yeong Dal, "mungkin kau kehilangan jiwamu." Yeong Dal berkata ini pertama kalinya dalam hidupnya ia melihat orang menyapu pagar kayu.

Young Dal tanya apa ada sesuatu terjadi? Dong Yi tidak tahan lagi, akhirnya ia bercerita semua pada Yeong dal, bahwa ia diculik dan melihat perajin Pyeongyeong itu mati dibunuh tapi mayatnya menghilang. Yeong Dal kaget dan berusaha menutup mulut Dong Yi, tapi Dong yi berkata ia melihat dengan matanya sendiri. Dong yi berkata ia tidak tahu siapa yang melakukannya tapi ia yakin seseorang dari istana adalah pelakunya. Yeong Dal berkata jika yang kau katakan benar maka kau dalam bahaya, bukankh kau berkata kau diculik? Apa mungkin mereka akan mencarimu lagi, kau sebaiknya lari saja keluar istana.

Dong yi tidak mau, ia susah payah masuk istana, ia tidak mau lari lagi. Yeong Dal heran, apa artinya "tidak mau lari lagi"? Dong Yi berkata, jika tiba2 ia lenyap tanpa jejak, maka kecurigaan akan mengarah padanya. Yeong Dal mendengar semua penjelasan Dong Yi dan ia pikir benar juga. Kadang kau pintar ya kata Yeong Dal. Choi Dong Yi tertawa, iya kadang2 aku bisa pintar juga.

Yeong Dal menyinggung keanehan di dept. musik dan apa negri ini sedang tidak beruntung. Dong yi berpikir dan berkata itu tidak benar sama sekali. Yeong Dal kaget, ini bukan kutukan langit? Iya kata Dong yi, ini buatan orang.

Choi Dong yi dan Yeong Dal menyelinap ke ruangan musik tempat Pyeongyeong disimpan. Yeong Dal berkata mereka tidak seharusnya ada disini, ia gemetaran. Dong yi berkata apa kau tidak merasa semua ini aneh? Ia sangat ingin tahu. Penyebabnya karena Pyeongyeong, sehingga semua nada musik berubah. Apa benar? tanya Yeong Dal. Dong Yi berkata bahwa yeong Dal harus tahu bahwa Pyeongyeong digunakan sebagai standar nada instrumen musik yang lain. Maka jika nada Pyeongyeong kacau maka instrument lain akan terpengaruh. Pyeongyeong adalah jiwa dari musik di dept. musik istana. Yeong Dal setuju dengan penjelasan Dong Yi. (hehe..yeongdal ini pemusik tp pintaran Dong yi yg pelayan ..)

Dong yi menyimpulkan seseorang pasti melakukan sesuatu dengan lonceng batu, untuk melemparkan kesalahan pada Lady Jang, itulah mengapa mereka membunuh perajin Pyeongyeong. Hwang Ju Shik masuk dan Dong yi kaget sekali. Hwang Ju Shin, "Apa kau ini sedang menulis cerita misteri? dengan semua kesimpulan itu?" Hwang marah, siapa yang menyuruh kalian masuk ke sini? Keduanya diseret keluar oleh Hwang ju shik.


Hwang Ju Shik memarahi Dong yi, kau ini benar2 membuat masalah. Dong yi berkata ia tidak membuat masalah, tapi Hwang tetap marah dan berkata ia sudah mendengar semua yang dikatakan Dong yi. Dong yi meyakinkan Yeong dal bahwa semuanya benar, pembunuhan dan alat musik Pyeongyeong itu.

Dong yi berkata mereka harus lapor pada Uigyeongbu dan jika Pyeongyeong diutak atik, maka mereka harus segera lapor. Tapi Hwang menegurnya dan berkata apa kaukira polisi tidak melihat bukti2nya, Hwang berkata instrumen yang dicek pertama kali adalah Pyeongyeong. Hwang juga berkata saat ini ia benar2 bodoh karena percaya kata2 choi Dong Yi. Kau berkata kau melihat mayat kemudian kau berkata kalau mayatnya lenyap.



Dong Yi berkata itu benar apa kita bisa lapor pada Uigyeongju untuk menyelidiki masalah itu kembali. Dong yi berkata ia sudah melihat dan menyaksikannya sendiri. Hwang Ju Shik mengetok kepala Dong yi dan berkata, gunakan akal sehatmu! Siapa yang akan mendengarkan pelayan rendah seperti dirimu. Hwang berkata di dept. musik semua memuji Dong yi pintar dan cakap tapi jangan mengira dept. lain akan berpikir sama. Kau ini hanya pelayan. Hwang ju shik melihat ke arah Yeong Dal, jangan mengikuti Dong yi terus dan melakukan hal2 tidak berguna, konsentrasi saja dengan usahamu memainkan Daegeum dengan baik, Ju Shik berkata ia hanya mendengar suara yang jelek dari daegeum Yeong Dal. Yeong Dal minta maaf.

Yeong Dal tanya apa Dong yi baik2 saja. Dong yi pergi dan mengingat kata2 Ju Shik, apa orang yang berpangkat tinggi akan mendengar kata2 dari pelayan rendah istana. Dong yi ingat saat terakhir bertemu Seo Yong gil, Seo Yong Gil berkata ini kali terakhir ia membiarkan putri kriminal dan lain kali ia tidak akan melepaskan Dong yi. Dong Yi berkata iya itu benar, bahkan seo yong gil tidak percaya apa kataku.

Seo Yong gil mendapat laporan bahwa Raja Sukjong datang ke kantor polisi. Kapten Jang barkata Raja ingin menyelidiki situasi di ibukota, Raja ingin melihat sendiri di kantor polisi. Hwang Jung Gun merasa gugup ia tidak percaya akan bisa melihat Raja dari dekat, ia gemetaran. Seo Yong Gil tanya mengapa harus gemetaran, kau tidak perlu bertemu Raja. Seo Yong Gil pergi. Kapten Jang berkata pangkat Hwang Jung Gun hanya sersan, apa kau kira bisa mendekati Raja? Hwang Jung Gun tanya, jadi aku tidk bisa ikut pertemuan? Kapten Jang berkata, jangankan kau, aku juga tidak bisa ikut pertemuan.



Raja Sukjong tiba di kantor polisi dan mendapat laporan. Raja berkata masalah terpenting adalah menenangkan masyarakat. Raja berharap mereka melakukan yang terbaik. Raja, "Semalam, aku memerintahkan untuk mencari pengacau itu, apa hasilnya?" Semuanya terdiam. Sukjong, "Jawabannya bisa kulihat di wajah kalian. Kalian tidak menemukan apapun. Uigyeongbu, Sekretariat negara, dan bahkan polisi, benar2 tidak kompeten."

Kepala polisi berkata bahwa Uigyeongbu dan sekretariat negara melacak jejak yang salah. Sukjong tanya dimana salahnya. Kepala Polisi berkata mereka menyelidiki dept musik dan stafnya, Kepala polisi berkata bahwa metode penyelidikannya salah. Kepala Polisi berkata daripada menyelidiki sesuatu yang diasumsikan ada disana, mereka seharusnya mencari sesuatu yang hilang atau tersembunyi. Raja merasa alasan Kepala Polisi itu masuk akal dan tanya apa yang hilang dan tersembunyi? Kepala Polisi terkejut karena Raja tanya apa yang seharusnya mereka cari.

Kepala Polisi minta maaf dan Raja sadar itu bukan ide asli Kepala Polisi. Raja tanya ide siapa ini. Raja, "Ini perintah Kerajaan untuk bicara." Seo yong Gil berkata, "Itu ide hamba." Sukjong, "Siapa nama dan pangkatmu?" Komisaris Polisi Seo Yong gil. Raja tanya apa yang membuat Seo yong gil sampai pada kesimpulan demikian?

Seo yong gil berkata, setelah insiden musik, Uigyeongbu dan Sekretariat negara memeriksa dept. musik. Menurutnya, jika seseorang sudah merencanakan ini, mereka akan menghilangkan jejak dengan rapi. Jadi mereka harus fokus bukan pada dept. musik tapi pada sesuatu yang hilang dari dept. musik. Raja sukjong jadi ingin tahu apa yang hilang.

Seo Yong Gil bertemu dengan Raja. Seo Yong gil menyerahkan buku patroli di distrik Okryu-dong. Seo yong gil berkata seseorang lapor bahwa ada yang lapor melihat mayat perajin alat musik dari chu Jong Su di dekat gunung SamHak. Raja kaget bahwa ini ada hubungannya dengan perajin pyeongyeong, tapi saat patroli memeriksanya, mayatnya sudah tidak ada. Raja tanya bagaimana Seo Yong Gil tahu masalah ini, Seo yong gil berkata ia membaca laporan patroli setiap hari.

Raja kaget, kau membaca semuanya? pasti banyak sekali. Seo yong Gil berkata ini mungkin saja laporan main2 tapi jika benar, maka perajin pyeongyeong itu mungkin ada hubungannya dengan perubahan nada. Raja Sukjong berkata, jika memang ada hubungan, maka ini bisa dianggap sebagai petunjuk pertama. Seo Yong gil membenarkan.

Raja memerintahkan agar laporan itu diperiksa lbih lanjut. Raja berkata jika itu benar maka mayatnya akan ada di suatu tempat di daerah gunung Samhak. Seo yong gil mengerti. Raja berkata, "Namamu seo yong gil..berarti kau putra Seo Jeong Ho." Benar, Yang Mulia, kata Seo yong gil. Raja terlihat senang.

Polisi menyisir Samhaksan. Seo yong gil tanya pada Kapten Jang dan Hwang jung Gun, siapa yang sudah lapor menemukan mayat? Seorang gadis yang masih sangat muda dan mereka pikir ia main2, itulah mengapa mereka tidak menggubrisnya. Seo yong Gil kaget, "Seorang gadis yang menemukan mayatnya?"

Hwang ju Shik mencari Dong yi, Yeong dal berkata ia menyuruh Dong yi keluar untuk mengambilkan buku musiknya yang ketinggalan di rumah. Hwang Ju Shik, "Kau yakin? bukan keluar dan menyelidiki mayat atau alat musik kan?" Yeong Dal berkata, Hwang ju shik sudah menjelaskan semua pada Dong yi kemarin, ia pasti sudah mengerti. Hwang ju Shik berkata Dong yi itu keras kepala sekali, tapi Dong yi selalu membuatnya cemas dan jika ia tidak melihat Dong yi, ia akan mencemaskannya. Benar2 menyusahkan, kata Hwang dan ia pergi.

Yeong Dal menghela nafas, Dong yi memang pergi menyelidiki alat musik, Dong yi mohon agar Yeong Dal membantunya, ia ingin pergi ke rumah pria perajin alat musik itu. Dong yi berkata jika pria itu mati dan ternyata semua kekacauan dikarenakan pria ini, maka Lady Jang sudah dijadikan kambing hitam.

Yeong Dal tanya apa benar penting bagi Dong yi, Lady Jang disalahkan atau tidak. Iya penting bagiku, kata Dong yi. yeong Dal kaget apalagi saat Dong Yi berkata Jang mungkin adalah wanita yang sudah dicarinya selama 6 th ini. Yeong Dal berkata jadi Lady Jang dulu menolongmu sehingga kau ingin bertemu dan tanya apa benar ia adalah wanita 6 th lalu? Dong yi membenarkan.

Dong yi pergi ke desa dan tanya rumah perajin pyeongyeong. Dong Yi mendapatkan alamatnya dan ia bergegas ke rumah pria itu tapi Dong yi melihat orang2 yang dulu menculiknya keluar dari rumah perajin pyeonggyeong. Pelayan tanya apa mereka sudah mendapatkan yang diperlukan? Mereka mengiyakan dan pergi. Dong yi mengenali mereka dan mengikutinya.

Pelayan itu masuk ke rumah dan memberikan bungkusan pada seorang budak. Budak itu membawanya masuk ke rumah. Pelayan itu berkata polisi sekarang menyelidiki insiden semalam, jadi kalian kembali ke lokasi itu dan bersihkan semuanya. Setelah mereka pergi, Dong yi masuk ke rumah perajin itu dan mencari bukti. Dong yi melihat tas pria itu..itu dia..cukup sudah, memang benr mayat itu adalah pria itu, Dong yi berusaha mengambil benda tajam dari tas itu ketika dikurung kemarin malam.

Raja berkuda lalu berhenti dan ia memikirkan sesuatu dan Kepala Pengawal (hihi..kalo ada kata2 Chief Security aku ingat Al cheon ..) tanya ada apa? Raja berkata ia mau pergi ke suatu tempat dan berbalik. Kepala pengawal berkata ini sudah larut dan mereka harus segera kembali ke istana. Sukjong berkata meskipun ia kembali ke istana, ia tidak akan bisa tidur, Kepala pengawal terus membujuk Raja tapi Raja berkata tempat itu juga sejalan dengan rute ke istana jadi tidak akan lama dan kau jangan berkata apapun lagi.

Dong yi mengendap-endap ke tempat dimana ia diculik semalam. Ia ingin mencari bukti dan berkata pasti dilemparkan di sekitar sini dan Dong yi terus saja mencari, tiba2 ia mendengar suara.

Sukjong ada di luar dan tanya apa ini tempatnya, kepala pengawal membenarkan. Choi Dong yi panik, ia tidak bisa sembunyi. Sukjong tanya apa disini mayat itu dilaporkan? Benar Yang Mulia. Sukjong berkata ia akan disini dulu dan minta pengawalnya memeriksa di luar. Mereka mengerti dan menyalakan obor. Sukjong memeriksa sekitar dan Dong yi menyembunyikan dirinya. Sukjong menemukan sesuatu di lantai dan mengambilnya, Sukjong mengenalinya, ...garam karang.

Penculik Dong yi melemparkan senjata rahasia untuk melumpuhkan pengawal Sukjong. Sukjong dan choi Dong yi mendengar keributan diluar dan Sukjong bertanya apa yang terjadi di luar. Sukjong melihat pintu. Penculik Dongyi tanya siapa kalian? Sukjong memadamkan obor dan menemukan tempat untuk sembunyi..di samping Dong Yi!..hello...Sukjong kaget melihat Dong yi. Dong yi meminta Sukjong diam dan tanya apa yang dicari Sukjong dan langsung merunduk, dan sembunyi. Sukjong kaget. Pintu terbuka dan Sukjong ingin mengintip, tapi Dong yi menyuruhnya merunduk.

Pria2 itu masuk dan melihat obor yang padam. Teman2nya masuk dan berkata ada yang datang dan minta orang itu pergi.

Choi Dong Yi menghela nafas lega. Choi Dong Yi, "Siapa kau ini, Yang Mulia?"

Sukjong ; "Apa?"
choi Dong Yi : "Apa alasanmu kau ada di sini malam2 dan mondar-mandir di tempat ini?"
Sukjong ; "Lalu bagaimana dengan kau...siapa kau?"

Choi Dong yi melihat sukjong dari atas ke bawah. Sukjong tersinggung (Raja gitu lo..). Pengawal istana kembali dan berkata, "Siapa kalian?" Lalu mereka bertempur. Pengawal mencemaskan Baginda. Dong yi mengintip di pintu dan melihat mereka berkelahi. Pengawal istana kalah jumlah. Kepala pengawal berkata mereka harus mengutamakan keselamatan Baginda. Dong yi merasa ini kesempatan bagus.

Dong Yi : "Tuan ayo kita lari." Sukjong : "Apa maksudmu?" Dong yi tanya apa Sukjong ingin menunggu kematian dan ia teriak ayo ikut aku. Sukjong menolak, tapi Dong yi menyeret Sukjong pergi. Sukjong tidak bisa apa2 kecuali ikut lari dengan Dong yi. sementara pengawalnya berkelahi.


Dong yi lari lebih cepat dari Sukjong, "Tuan, ayo lari lebih cepat!"

Sukjong, "Tunggu..tunggu." Sukjong kelelahan, Dong yi mendatangi Sukjong dan mencoba untuk menriknya, "Jika terus seperti ini, kita akan tertangkap."
Sukjong sembari mengatur nafas, "Kita lari pelan sedikit. Aku tidak pernah lari."

Dong yi kaget, "Apa? Kau tidak pernah lari?" Sukjong mengangguk. Dong Yi, "Biarpun kau bangsawan tapi masa kau tidak pernah lari.." Sukjong, "Kita sudah lari cukup jauh."
Dong Yi tidak percaya, "Bagaimana ini bisa disebut jauh? Mereka akan segera menyusul kita."

Sukjong heran apa sebenarnya yang terjadi, "Apa ini percobaan pembunuhan, pemberontakan."
Dong yi, "Apa? percobaan pembunuhan?" Dong yi berjongkok, percobaan pembunuhan? Memangnya kau Yang Mulia?

Sukjong stress, "Siapa kau ini?" Dong yi lebih memikirkan pengejar mereka dan tidak menjawab pertanyaan Sukjong. Sukjong berkata kau tidak mendengar pertanyaanku, Siapa kau mengapa kau ada di tempat itu ?
Dong yi minta maaf, "Tapi siapa kau dan apa yang kau lakukan di situ?" lalu Dong yi melihat Sukjong menggenggap garam karang (garam batu/ kaya gula batu, yg warnanya masih hijau,) Dong yi langsung meraih garam karang itu dari tangan Sukjong, kau yang menemukan ini? Dimana, apa di pondok? Kau tahu aku mencari ini.

Sukjong heran mengapa Dongyi mencarinya? Dong yi mengambil garam karang miliknya yang ia temukan di rumah pria yang mati itu. Sukjong melihat keduanya sama.
Dongyi, "Apa kau tahu apa itu?"
Sukjong, "Itu Am Yeom sejenis garam karang." Dong yi, "Garam karang ?" Sukjong membenarkan, tampak seperti batu tapi sebenarnya dasarnya adalah garam dan akan larut dalam air. Ini harganya mahal. Dan hanya diimpor dari Cina.

Dong Yi tidak tahu itu tapi benda ini ditemukan disamping mayat pria itu, dan lebih lagi pria itu berusaha menutupinya, jadi pasti penting bagi mereka.

Dongyi berkata mereka harus segera pergi dari sini. dan menarik Sukjong. (aku benar2 enjoy lihat ep 6 ini hehe..). Suk jong sadar Dong yi berbicara mengenai mayat perajin itu. Dong yi membenarkan, Sukjong tanya apa kau yang menemukan mayatnya? Dong yi heran bagaimana Tuan tahu? Dong yi tanya, "siapa kau..ah apa kau petugas dari dept pertahanan?"

Sukjong ikut saja, dan berkata ia adalah petugas administrasi sipil HanSeong dari Dpt. Pertahanan. Dong yi terkejut, berarti pangkatnya tinggi (apalagi kalo tahu yg sebenarnya wkkk..) Sukjong, "Aku menerima laporan mengenai penemuan mayat, jadi aku ke sini menyelidiki, katakan apa yang terjadi semalam. Dimana kau menemukan garam karang itu."

Dong yi, "Apa kau akan mempercayainya jika aku bercerita?" Sukjong kaget. Dongyi, "Aku hanya pelayan istana rendahan yang bekerja di dept. musik, apa Tuan masih akan mempercayai apa yang akan kukatakan?" Sukjong melihat Dongyi lalu mengangguk.

Menteri Jung mendapat laporan bahwa gudang di gunung Samhak sudah disusupi polisi. Menteri Jung tanya apa mayatnya abenar2 sudah disembunyikan dengan baik? Petugas itu meyakinkan menteri Jung,

Dayang istana Ibu Suri menghadap Ibu Suri dan Ratu. ibu Suri tanya apa yang ditemukan? Dayang istana berkata polisi memeriksa gunung Samhak. Tapi tidak menemukan jejak apapun. Ibu Suri senang. Ratu berkata akan lebih baik jika menemukan beberapa petunjuk secepatnya. Ibu Suri berkata ini benar2 kutukan langit, bagaimana bisa ditemukan bukti? Ibu Suri berkata Lady Jang harus diusir dari istana sekali lagi. Ini adalah kehendak langit.

Lady Jang menerima Oh Tae Seok dan Oh yun di kediamannya. Oh yun berkata jika mereka tidak bisa menemukan bukti maka kesempatan Lady Jang untuk berada di istana akan hilang. Lady Jang menyadari itu. Dia tidak pernah menyangka masalahnya bisa separah ini. Oh Yun berkata Lady Jang terlihat tenang, benarkah? tanya Jang, ia merasa lega.

Choi Dong yi membawa Sukjong ke rumah dimana ia menemukan garam karang. Choi Dong yi menarik Sukjong untuk merunduk (hal paling susah utk Raja haha..) dan berkata, "Itu adalah rumah dimana aku melihat pria masuk dengan membawa garam karang." Sudah hampir jam 7 malam, mereka akan bertemu disini sebelum meninggalkan ibukota. Sukjong mengangguk. Choi Dong yi berkata ia akan terus mengamati rumah itu sementara Sukjong pergi dan memanggil prajurit ke sini.

Sukjong : "Kau akan berjaga sendirian?" Benar. Aku akan melakukan apapun untuk menahan mereka agar tidak pergi, jadi kau harus cepat.

Sukjong : "Kau ini anak perempuan." Dong yi, "Ini memalukan, tapi ketika kecil aku punya panggilan Pungsan."

Sukjong kaget, dong yi berkata anjing Pungsan cukup menggigit sekali dan tidak akan dilepaskan. Dong yi tertawa karena sukjong terlihat geli dengan namanya. Dong Yi, "cepat pergi dan cari bantuan, atau mereka akan melarikan diri." Sukjong mengerti dan pergi (Raja utk pertama kalinya diperintah ama pelayan hahaha..great ..Ji jin hee and Han hyo jo, I never thought that their chemistry is so great and funny...so enjoyable..)

Tapi Sukjong berhenti, ia mencemaskan Dong yi. Dong Yi mengendap-endap dan mencoba mengintip lewat tembok hanya saja terlalu tinggi baginya dan ia tidak mendapat pijakan.

Tiba2 Sukjong menariknya dan berkata ada orang datang. Donyi kaget melihat Sukjong. Sukjong, "Kau bilang aku bisa mempercayaimu dan pergi untuk cari bantuan tapi lihat apa yang kau lakukan!"

Dong Yi, "Mengapa Tuan kembali? mana pasukannya?" Sukjong berkata tidak perlu cemas, ia sudah kirim pesan lewat pejalan kaki. Dong yi ternganga? apa menitip pesan pada pejalan kaki? Bgm bisa ?

Sementara itu seo Young gil mendapat laporan dari petugas ada yang mencarinya. Siapa? Seorang pejalan kaki. Seo Yong gil menemui orang itu dan tanya ada apa, orang itu menyerahkan kantung pada Seo yong gil. Seo yong Gil membukanya dan kaget, itu adalah Bal Byeong gu, lencana tertinggi untuk mengerahkan pasukan militer dan tanya bagaimana pria itu bisa mendapatkannya ? Pria itu berkata seorang bangsawan yang memberikan padanya dan minta ia menyerahkan ke polisi dan minta Seo yong gil mengembalikan ini pada bangsawan itu. Seo Yong gil minta pria itu berkata sekali lagi apa yang dikatakan Yang Mulia padamu?


Sukjong dan Dong yi masih mengendap-endap disekitar pagar rumah dan mereka mencari dinding pagar yang paling rendah. Dong yi melihat ke arah Sukjong, Sukjong melihat balik, what?

Dong Yi, "Ayo cepat panjat!" Sukjong : "Apa? kau mau aku memanjat tembok?"
Dong yi, "Siapa lagi? Disini hanya ada Tuan."
Sukjong, "Aku tidak pernah memanjat tembok sebelumnya."


Dong yi shock, "Apa? bukankah banyak anak bangsawan yang suka memanjat tembok agar tidak belajar? Lalu selama ini apa saja yang kau kerjakan?" (well, let's say ...been bussy to be a King, maybe..haha)
Sukjong, "Pagar tembok di rumahku terlalu tinggi untuk dipanjat."
Dong yi berkata pasti kau mengalami masa kecil yang berat. Dong Yi, "Kalau begitu, aku yang memanjat."
Dong yi, "Kalau begitu membungkuklah sebentar."
Sukjong, "Apa? Kau menyruhku membungkuk? Beraninya kau"

Dong Yi, "Tuan hanya ada 2 pilihan, Anda memanjat atau membungkuk, Anda harus memilih." Sukjong mencoba mengatakan pada Dong Yi bahwa dia adalah... tapi Dong yi mencemaskan bukti2 akan dihancurkan jika mereka terus saja cekcok seperti ini.

Pengacaunya sudah di depan mata, dan Anda tuan dari dept. kemiliteran, bagaimana Anda bisa melarikan diri dari panggilan tugasmu? Hanya demi harga dirimu. Sukjong benar2 putus asa dan ia melihat sekeliling untuk mencari bantuan. Dong yi minta Sukjong cepat2.

Sukjong...membungkuk...dan..Choi Dong yi naik ke punggungnya dan Sukjong menahan berat Dong yi dengan punggungnya (aku ngga bisa membayangkan nanti kalo Dong yi tahu bahwa sukjong itu Raja hehe). Dong yi minta Sukjong meninggikan punggungnya agar ia bisa memanjat tembok. Sukjong berusaha mendorong Dong Yi ke atas dan Dong yi berhasil melompati tembok.

Sukjong menuju pintu dan Dongyi membuka gerbang dari dalam. Dong yi melihat bahwa garam karangnya masih ada.

Choi Dong yi, "Itu garamnya, mereka belum menghancurkannya."
Sukjong, "Benar."
Dong yi, "Aku akan pergi dan mengumpulkan-nya."
Sukjong, "Tidak..! biar aku yang melakukannya..aku akan mengumpulkannya."
Dong yi, "Tunggu, lebih baik aku saja."
Sukjong, "Bukankah aku sudah bilang aku akan melakukannya...kau itu wanita dan aku ini pria, dan lagi jika sudah menyangkut masalah ini, lebih baik pria yang melakukannya."

Sukjong pergi dan mengumpulkan garam karang itu dan Sukjong membuat beberapagaram karang jatuh dan terdengar oleh pria2 di dalam. Mereka melihat sukjong dan tanya siapa dia? Apa yang dilakukan disini?
Sukjong : Minggir!
Penculik : Apa?

Sukjong berkata apa kalian tidak tahu siapa dia? Mereka pikir Sukjong gila dan langsung menghunus pedang, tapi Sukjong hanya berbalik dan pergi, Orang2 itu marah, "Tutup mulutmu!" Sukjong tersandung dan jatuh ke tanah (astaga...) Orang2 itu akan menyerang Sukjong, Dong yi melemparkan batu ke arah orang2 itu, mereka kaget dan Dong yi berteriak pada Sukjong, ayo lari! cepat!

Sukjong lari tapi ia ketinggalan. Sukjong, "Tunggu!!" Sukjong mengeluarkan garam karang itu, tunggu!
Mereka dikejar dan akhirnya tersudut. Sukjong memberikan garam karang itu pada Dong yi, "Bawa garam karang itu dan pergi ke kantor polisi."
Dong yi, "Lalu bagaimana dengan Anda, Tuan?"
Sukjong, "Aku akan pergi dan mengalihkan perhatian mereka sebagai umpan." Dong yi, "Apa?"
Sukjong, "Makanya kau harus sembunyi dan jika sudah aman kau lari, mengerti?"
Dong Yi, "Tidak bisa begini..aku akan pergi bersamamu."
Sukjong, "Apa???"
Dong yi, "Kita disini bersama, bagaimana kau bisa memintaku lari sendiri dan membiarkanmu?"
Sukjong, "Bagaimana gadis kecil seperti kau bisa begitu keras kepala?"
Dong yi berkeras dan Sukjong memegang pedang. Dong yi berkata, apa ini adalah kali pertama kau memegang pedang? Sukjong berkata ia memegang pedamg tapi belum pernah bertempur. Dong yi ternganga, apa? kau petugas di dept. militer tapi tidak tahu cara bertempur?

Pemimpin penculik, "Siapa kalian? dan apa yang telah kalian lakukan? Mengapa kalian mencuri garam karang kami?" Tahan mereka.
Sukjong berkata pada Dong yi, saat aku mengayunkan pedang kau punya kesempatan lari. Dong yi, "Tuan.." Sukjong, "Ini perintah Kerajaan." Dong Yi, Apa?
Sukjong, "Kalian pengacau!! Apa kalian mengerti apa yang kalian lakukan?"
Sukjong, "Aku adalah..Raja negeri ini!"
Dong Yi shock!